Home > iklan baris > Modem Wireless
Jual modem wireless. Harga bersaing, Modem GSM/CDMA, Huawei, ZTE, Sierra, Venus, Haier, Option, Bandluxe, Speed up, Acessories, router
Anda bisa langsung menghubungi kami di:
Email : admin@modemmurahusb.com
SMS : 0878.3911.4440
Home > iklan baris > Modem Wireless
Jual modem wireless. Harga bersaing, Modem GSM/CDMA, Huawei, ZTE, Sierra, Venus, Haier, Option, Bandluxe, Speed up, Acessories, router
Anda bisa langsung menghubungi kami di:
Email : admin@modemmurahusb.com
SMS : 0878.3911.4440
| Site Map Products |
| Index Berita | |
| » | Cara Cek Pulsa Tanpa harus Melepas kartu buat modem yang tidak ada fasilitas call , dapat menggunakan software ini, lebih gampang untuk mengecek sisa pulsa yang anda miliki. support modem : Huawei e182e, e170, e160 o2, e1550, e172, e220, e272, e620, e630, nokia n95, novatel merlin XU870, option Globe Trotter, Icon 225, Sierra 881u, sierra 885u |
| » | FlexiNET Unlimited FlexiNET Unlimited FlexiNet Unlimited adalah layanan akses data Flexi bagi pelanggan Flexi pra bayar (Trendy) dan pelanggan Flexi paska bayar (Classy) melalui jaringan Telkom Flexi dengan penawaran tarif khusus berlangganan PDN secara harian atau mingguan dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu. FlexiNet Unlimited bisa diakses oleh pelanggan FlexiClassy (Postpaid) maupun Trendy (Prepaid) di seluruh cakupan wilayah layanan TELKOM Flexi yang berlaku mulai tanggal 1 Agustus 2009 sampai dengan 31 Oktober 2009 . Benefit yang dapat dinikmati * Pelanggan dapat memperoleh layanan akses data unlimited dengan harga terjangkau. * Memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memilih layanan akses data sesuai dengan kebutuhan baik harian maupun mingguan. * Kecepatan akses up to 153 Kbps (single speed) |
| » | Cara Upgrade Modem Sierra 881u / 885u ke 7,2Mbps Cara Update Speed modem sierra 881u atau modem sierra 885u anda menjadi 7,2mbps, |
| » | Sekilas Tentang Modem Sierra 885 Modem Sierra Compas 885 adalah salah satu produk terbaru dari AT&T. Siearra Compas 885 merupakan modem USB yang menawarkan konektivitas nirkabel yang tinggi yang sangat cocok untuk pengguna Mac dan Windows. Dengan fitur konektor USB yang ada serta desainnya, modem ini mudah digunakan. Apalagi bagi yang mempunyai mobilitas yang tinggi. |
| » | Daftar Kode Bank ATM Bersama Dengan mengetahui kode bank atm bersama,maka anda pun tidak akan kesulitan lagi dalam mentransfer.Karena setiap bank yang berbeda dalam melakukan transfer selalu diminta kode bank. Berikut adalah daftar list kode bank ATM BERSAMA tersebut |
| » | Cara Setting Modem Sierra 885u Berikut akan saya jabarkan proses setting dan instalisasi modem sierra 885U pada Paket IM2 Broom. Yang dibutuhkan : 1. Modem Sierra 885U 2. Paket IM2 Broom / Telkomsel Flash 3. CD installer Modem |
| » | Cara Setup Garmin GPS pake Sierra 881U USB Modem Aircard Buat temen-2 yang kepengen punya GPS gratis di Laptop sekarang bisa pake sierra 881U modem buat jadi GPS receivernya. Ikutin aja cara nya dibawah ini. Tapi sebelomnya, GPS feature di sierra 881U harus di aktif-in dulu. Gimana cara aktif-in nya? |
| » | 11 Desember 2010 Kartu Perdana Internet Unlimited XL Bagi Anda yang menginginkan tarif tetap dan menggunakan Internet dengan kecepatan lebih baik daripada Dial Up, maka layanan Unlimited adalah jawabannya. Saat ini layanan ini baru bisa didapatkan dengan membeli kartu perdana khusus yang dijual di XL Center terpilih di Jabodetabek atau melalui pameran yang diselenggarakan di beberapa mal di Jakarta. Penawaran dimulai pada tanggal 18 Agustus 2009. |
| » | Cara Setting Modem Huawei E160 / E156 cara setting modem huawei e160 e156 |
| » | FlexiNET Unlimited FlexiNET Unlimited FlexiNet Unlimited adalah layanan akses data Flexi bagi pelanggan Flexi pra bayar (Trendy) dan pelanggan Flexi paska bayar (Classy) melalui jaringan Telkom Flexi dengan penawaran tarif khusus berlangganan PDN secara harian atau mingguan dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu. FlexiNet Unlimited bisa diakses oleh pelanggan FlexiClassy (Postpaid) maupun Trendy (Prepaid) di seluruh cakupan wilayah layanan TELKOM Flexi yang berlaku mulai tanggal 1 Agustus 2009 sampai dengan 31 Oktober 2009 . Benefit yang dapat dinikmati * Pelanggan dapat memperoleh layanan akses data unlimited dengan harga terjangkau. * Memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memilih layanan akses data sesuai dengan kebutuhan baik harian maupun mingguan. * Kecepatan akses up to 153 Kbps (single speed) |
| » | Cara Cek Pulsa Tanpa harus Melepas kartu buat modem yang tidak ada fasilitas call , dapat menggunakan software ini, lebih gampang untuk mengecek sisa pulsa yang anda miliki. support modem : Huawei e182e, e170, e160 o2, e1550, e172, e220, e272, e620, e630, nokia n95, novatel merlin XU870, option Globe Trotter, Icon 225, Sierra 881u, sierra 885u |
Home > iklan baris > Modem Wireless
Home > Berita Airlines > Merpati Mendapat Keringanan Utang
JAKARTA (Suara Karya): PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) berhasil mendapatkan persetujuan untuk restrukturisasi utang dari penyedia pesawat (lessor), yakni Jetlease, JetScape, dan Air Castle. Penjadwalan ulang pembayaran utang Merpati juga dilakukan terhadap kreditor lain, seperti PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II serta PT Pertamina (Persero).
Direktur Utama Merpati Captain Sardjono Jhoni T mengatakan, Merpati mendapat kepercayaan dari lessor dengan diberikan keringanan berupa penghapusan utang senilai 5,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 54 miliar dari Jetlease dan Jet Scape. Dengan keringanan ini, maka sisa utang Merpati per 27 Desember 2010 hanya Rp 1,9 triliun.
Keringanan utang itu diberikan setelah dilakukan negosiasi dengan pihak lessor dan optimisme bahwa pada 2011, Merpati bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 2,04 triliun atau naik 20 persen tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun. Peningkatan pendapatan pada 2011 didorong dengan beroperasinya 15 pesawat buatan China (MA-60) dan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 600 miliar.
Merpati menyewa dua pesawat Boeing B 737 300 senilai 290.000 dolar AS per bulan ke Jetlease. Demikian juga terhadap dua Boeing B 737 400 dan B 737 300 senilai 252.000 dolar AS per bulan ke JetScape, dan satu Boeing 737 400 senilai 305.000 dolar AS per bulan ke Air Castle.
"Secara bertahap, kinerja Merpati mulai membaik. Kami sebenarnya bisa membayar utang tepat waktu, cuma terlalu berat kalau melihat aliran kas perusahaan. Karena itu, kami minta restrukturisasi utang ke Air Castle. Sedangkan dengan Jetlease dan JetScape, kami berhasil menurunkan biaya sewa, bahkan utang senilai 5,4 juta dolar AS dihapus," katanya di Jakarta, kemarin.
Dalam kesepakatan yang sudah ditandatangani, lanjutnya, JetScape juga menyanggupi untuk menjadikan dua pesawat Boeing 737 400 dan 737 300 sebagai milik Merpati setelah 12 bulan cicilan diselesaikan. "Pesawatnya memang berusia 20 tahun, namun kondisinya masih bagus. Tetapi, aturan masih memungkinkan pesawat dioperasikan hingga berumur 35 tahun," ujarnya.
Di lain pihak, Sarjono mengaku kecewa karena janji pemerintah untuk mengucurkan dana kepada Merpati selalu tertunda. Kondisi ini membuat Merpati semakin terpuruk. Idealnya kucuran dana itu diberikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. "Kalau terus ditunda, berapa pun dikucurkan tidak akan mampu menyelamatkan Merpati. Kalau memang mau mengucurkan dana harus tepat waktu. Kalau terus tertunda, maka bebannya juga besar," ucapnya.
Dana pemerintah yang diminta Merpati sebesar Rp 600 miliar akan digunakan untuk pengembangan bisnis pada 2011. Dana itu akan digunakan untuk mendukung berbagai program, terutama dalam pembenahan struktur perusahaan. Bila pemerintah tidak membantu Merpati, maka direksi kesulitan memperbaiki kinerja Merpati dari merugi menjadi laba pada 2011.
Kerugian yang dialami Merpati selama ini salah satunya akibat kucuran dana dari pemerintah yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Ini diperparah dengan realisasinya yang selalu terlambat. "Waktu direksi yang lama, Merpati mengajukan bantuan dana sebesar Rp 1,1 triliun, yang dikabulkan hanya Rp 450 miliar. Ini pun dikucurkan selama dua tahun. Akibatnya, dana yang turun itu jadi tidak berpengaruh," ucapnya. (Syamsuri S)
Sumber Berita baca di :
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=269232
JAKARTA (Suara Karya): PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) berhasil mendapatkan persetujuan untuk restrukturisasi utang dari penyedia pesawat (lessor), yakni Jetlease, JetScape, dan Air Castle. Penjadwalan ulang pembayaran utang Merpati juga dilakukan terhadap kreditor lain, seperti PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II serta PT Pertamina (Persero).
Direktur Utama Merpati Captain Sardjono Jhoni T mengatakan, Merpati mendapat kepercayaan dari lessor dengan diberikan keringanan berupa penghapusan utang senilai 5,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 54 miliar dari Jetlease dan Jet Scape. Dengan keringanan ini, maka sisa utang Merpati per 27 Desember 2010 hanya Rp 1,9 triliun.
Keringanan utang itu diberikan setelah dilakukan negosiasi dengan pihak lessor dan optimisme bahwa pada 2011, Merpati bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 2,04 triliun atau naik 20 persen tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun. Peningkatan pendapatan pada 2011 didorong dengan beroperasinya 15 pesawat buatan China (MA-60) dan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 600 miliar.
Merpati menyewa dua pesawat Boeing B 737 300 senilai 290.000 dolar AS per bulan ke Jetlease. Demikian juga terhadap dua Boeing B 737 400 dan B 737 300 senilai 252.000 dolar AS per bulan ke JetScape, dan satu Boeing 737 400 senilai 305.000 dolar AS per bulan ke Air Castle.
"Secara bertahap, kinerja Merpati mulai membaik. Kami sebenarnya bisa membayar utang tepat waktu, cuma terlalu berat kalau melihat aliran kas perusahaan. Karena itu, kami minta restrukturisasi utang ke Air Castle. Sedangkan dengan Jetlease dan JetScape, kami berhasil menurunkan biaya sewa, bahkan utang senilai 5,4 juta dolar AS dihapus," katanya di Jakarta, kemarin.
Dalam kesepakatan yang sudah ditandatangani, lanjutnya, JetScape juga menyanggupi untuk menjadikan dua pesawat Boeing 737 400 dan 737 300 sebagai milik Merpati setelah 12 bulan cicilan diselesaikan. "Pesawatnya memang berusia 20 tahun, namun kondisinya masih bagus. Tetapi, aturan masih memungkinkan pesawat dioperasikan hingga berumur 35 tahun," ujarnya.
Di lain pihak, Sarjono mengaku kecewa karena janji pemerintah untuk mengucurkan dana kepada Merpati selalu tertunda. Kondisi ini membuat Merpati semakin terpuruk. Idealnya kucuran dana itu diberikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. "Kalau terus ditunda, berapa pun dikucurkan tidak akan mampu menyelamatkan Merpati. Kalau memang mau mengucurkan dana harus tepat waktu. Kalau terus tertunda, maka bebannya juga besar," ucapnya.
Dana pemerintah yang diminta Merpati sebesar Rp 600 miliar akan digunakan untuk pengembangan bisnis pada 2011. Dana itu akan digunakan untuk mendukung berbagai program, terutama dalam pembenahan struktur perusahaan. Bila pemerintah tidak membantu Merpati, maka direksi kesulitan memperbaiki kinerja Merpati dari merugi menjadi laba pada 2011.
Kerugian yang dialami Merpati selama ini salah satunya akibat kucuran dana dari pemerintah yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Ini diperparah dengan realisasinya yang selalu terlambat. "Waktu direksi yang lama, Merpati mengajukan bantuan dana sebesar Rp 1,1 triliun, yang dikabulkan hanya Rp 450 miliar. Ini pun dikucurkan selama dua tahun. Akibatnya, dana yang turun itu jadi tidak berpengaruh," ucapnya. (Syamsuri S)
Sumber Berita baca di :
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=269232
Home > Berita Airlines > Taxi Way Pangkalan Udara Supadio Akan Diperlebar
SUNGAI RAYA, LINDO - Komandan Lapangan Udara Supadio Kolonel (Pnb) Imran Baidirus mengatakan tahun 2011 pihaknya akan melakukan pelebaran terhadap taxi way lapangan udara tersebut karena menjadi bagian terpenting dari satuan tersebut.
"Tahun ini kita sudah mulai pengerjaannya, sehingga tahun depan taxiway tersebut akan kita maksimalkan keberadaannya," kata Imran di Sungai Raya, Minggu (26/12).
Menurutnya, saat ini taxi way atau penghubung antara landas pacu dengan pelataran pesawat, kandang pesawat, terminal, atau fasilitas lainnya yang ada di Lanud Supadio hanya memiliki lebar 15 meter.
Taxi way tersebut akan diperlebar menjadi 23 meter. Dengan demikian, tempat parkir untuk pesawat tempur yang ada di Lanud Supadio tentu akan bisa banyak menampung pesawat.
"Kalau sekarang taxi way yang ada masih sangat kecil, makanya akan kita perlebar," ucapnya.
Selain itu dia juga mengatakan dalam waktu dekat Lanud Supadio akan membuat radar pesawat yang rencananya akan ditempatkan di Bengkayang atau Sambas.
Dengan adanya radar tersebut akan mempermudah Lanud Supadio untuk memantau pergerakan pesawat dari luar, khususnya yang dapat mengancam pertahanan wilayah NKRI yang ada di Kalimantan Barat.
"Untuk pembuatannya kita masih belum tahu pasti kapan dilaksanakan, karena kita juga masih menunggu instruksi dari Markas Besar. Namun untuk proses studi kelayakan dan rencana pengadaan sudah dilakukan," ucapnya.
TNI Angkatan Udara akan menambah satu skadron berupa pesawat tanpa awak di Pangkalan Udara Supadio Pontianak untuk memperkuat kemampuan pemantauan termasuk daerah perbatasan di Kalimantan Barat.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufa`at di Pontianak, mengatakan, status Lanud Supadio Pontianak akan ditingkatkan menjadi Kelas A atau Bintang 1. Salah satu syarat minimalnya mempunyai dua skadron.
Saat ini Lanud Supadio menjadi pangkalan Skadron Udara I Elang Khatulistiwa. Pesawat yang digunakan jenis Hawk.
"Kalau ada skadron pesawat tanpa awak, Supadio bisa menjadi pangkalan udara Kelas A," kata mantan Komandan Lanud Supadio tahun 2000 - 2002 itu.
Pengadaan pesawat tersebut diharapkan terwujud awal tahun depan. Ia melanjutkan, untuk Alutsista pengadaan dilakukan oleh Mabes TNI. (Ant/MI)
Sumber Berita baca di :
http://www.liputan-indonesia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5116:taxi-way-pangkalan-udara-supadio-akan-diperlebar&catid=38:liputan-nasional
SUNGAI RAYA, LINDO - Komandan Lapangan Udara Supadio Kolonel (Pnb) Imran Baidirus mengatakan tahun 2011 pihaknya akan melakukan pelebaran terhadap taxi way lapangan udara tersebut karena menjadi bagian terpenting dari satuan tersebut.
"Tahun ini kita sudah mulai pengerjaannya, sehingga tahun depan taxiway tersebut akan kita maksimalkan keberadaannya," kata Imran di Sungai Raya, Minggu (26/12).
Menurutnya, saat ini taxi way atau penghubung antara landas pacu dengan pelataran pesawat, kandang pesawat, terminal, atau fasilitas lainnya yang ada di Lanud Supadio hanya memiliki lebar 15 meter.
Taxi way tersebut akan diperlebar menjadi 23 meter. Dengan demikian, tempat parkir untuk pesawat tempur yang ada di Lanud Supadio tentu akan bisa banyak menampung pesawat.
"Kalau sekarang taxi way yang ada masih sangat kecil, makanya akan kita perlebar," ucapnya.
Selain itu dia juga mengatakan dalam waktu dekat Lanud Supadio akan membuat radar pesawat yang rencananya akan ditempatkan di Bengkayang atau Sambas.
Dengan adanya radar tersebut akan mempermudah Lanud Supadio untuk memantau pergerakan pesawat dari luar, khususnya yang dapat mengancam pertahanan wilayah NKRI yang ada di Kalimantan Barat.
"Untuk pembuatannya kita masih belum tahu pasti kapan dilaksanakan, karena kita juga masih menunggu instruksi dari Markas Besar. Namun untuk proses studi kelayakan dan rencana pengadaan sudah dilakukan," ucapnya.
TNI Angkatan Udara akan menambah satu skadron berupa pesawat tanpa awak di Pangkalan Udara Supadio Pontianak untuk memperkuat kemampuan pemantauan termasuk daerah perbatasan di Kalimantan Barat.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufa`at di Pontianak, mengatakan, status Lanud Supadio Pontianak akan ditingkatkan menjadi Kelas A atau Bintang 1. Salah satu syarat minimalnya mempunyai dua skadron.
Saat ini Lanud Supadio menjadi pangkalan Skadron Udara I Elang Khatulistiwa. Pesawat yang digunakan jenis Hawk.
"Kalau ada skadron pesawat tanpa awak, Supadio bisa menjadi pangkalan udara Kelas A," kata mantan Komandan Lanud Supadio tahun 2000 - 2002 itu.
Pengadaan pesawat tersebut diharapkan terwujud awal tahun depan. Ia melanjutkan, untuk Alutsista pengadaan dilakukan oleh Mabes TNI. (Ant/MI)
Sumber Berita baca di :
http://www.liputan-indonesia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5116:taxi-way-pangkalan-udara-supadio-akan-diperlebar&catid=38:liputan-nasional
Home > Berita Airlines > SIA Akuisisi China Cargo Airlines

Singapore Airlines Cargo telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 16 persen saham China Cargo Airlines Co Ltd.
Singapore Airlines Cargo telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 16 persen saham China Cargo Airlines Co Ltd, ini bergantung dari persetujuan pihak regulator dan pihak berwenang lainnya.
Setelah penandatanganan perjanjian investasi yang dilakukan pada minggu ini di Shanghai, para pemilik saham akan meminta persetujuan China Cargo Airlines untuk diubah menjadi sebuah perusahaan joint-venture ekuitas China-Asing terbatas. Adapun modal terdaftar perusahaan tersebut akan meningkat menjadi RMB3 miliar.
China Cargo Airlines merupakan perusahaan kargo berbasis di Shanghai dan berbadan hukum di Republik Rakyat China dengan modal awal terdaftar sebesar RMB950 juta (RMB=Rinminbi-mata uang China). Dari modal tersebut, sebanyak 70 persen dari keseluruhan saham perusahaan tersebut dimiliki oleh China Eastern Airlines dan sisanya 30 persen dimiliki oleh China Ocean Shipping (Group) Company (COSCO).
Sedangkan Investasi SIA Cargo di perusahaan yang telah diubah tersebut menjadi RMB328 juta. Menurut Presiden SIA Cargo, Mr Tan Kai Ping dalam rilisnya yang diterima pada pekan lalu mengatakan, kami sangat bangga dengan pembentukan perusahaan joint venture ini. Hal ini akan memungkinkan peran serta SIA Cargo yang lebih besar di sektor transportasi kargo di China yang telah tumbuh dengan sangat pesat. “Kami menantikan untuk berkerja sama secara erat dengan mitra baru kami ini,”akuinya.
China Cargo Airlines mengoperasikan armada 13 pesawat yang terdiri dari tiga pesawat Airbus A300, dua pesawat angkut Boeing 747-400, tiga pesawat angkut Boeing 777 dan lima pesawat angkut McDonnell Douglas MD-11. Jaringan rute global China Cargo Airlines melampaui 26 destinasi di luar Shanghai, mencakup pelabuhan-pelabuhan kargo utama di China, Asia, Eropa dan Amerika Serikat.(bud)
Sumber Berita baca di :
http://skalanews.com/baca/news/5/13/89776/investasi/sia_akuisisi_china_cargo_airlines.html

Anak perusahaan Singapore Airlines Ltd. (SIA) mulai melakukan ekspasi bisnisnya / foto: aerofavourites.nl)
Singapore Airlines Cargo telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 16 persen saham China Cargo Airlines Co Ltd.
Singapore Airlines Cargo telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi 16 persen saham China Cargo Airlines Co Ltd, ini bergantung dari persetujuan pihak regulator dan pihak berwenang lainnya.
Setelah penandatanganan perjanjian investasi yang dilakukan pada minggu ini di Shanghai, para pemilik saham akan meminta persetujuan China Cargo Airlines untuk diubah menjadi sebuah perusahaan joint-venture ekuitas China-Asing terbatas. Adapun modal terdaftar perusahaan tersebut akan meningkat menjadi RMB3 miliar.
China Cargo Airlines merupakan perusahaan kargo berbasis di Shanghai dan berbadan hukum di Republik Rakyat China dengan modal awal terdaftar sebesar RMB950 juta (RMB=Rinminbi-mata uang China). Dari modal tersebut, sebanyak 70 persen dari keseluruhan saham perusahaan tersebut dimiliki oleh China Eastern Airlines dan sisanya 30 persen dimiliki oleh China Ocean Shipping (Group) Company (COSCO).
Sedangkan Investasi SIA Cargo di perusahaan yang telah diubah tersebut menjadi RMB328 juta. Menurut Presiden SIA Cargo, Mr Tan Kai Ping dalam rilisnya yang diterima pada pekan lalu mengatakan, kami sangat bangga dengan pembentukan perusahaan joint venture ini. Hal ini akan memungkinkan peran serta SIA Cargo yang lebih besar di sektor transportasi kargo di China yang telah tumbuh dengan sangat pesat. “Kami menantikan untuk berkerja sama secara erat dengan mitra baru kami ini,”akuinya.
China Cargo Airlines mengoperasikan armada 13 pesawat yang terdiri dari tiga pesawat Airbus A300, dua pesawat angkut Boeing 747-400, tiga pesawat angkut Boeing 777 dan lima pesawat angkut McDonnell Douglas MD-11. Jaringan rute global China Cargo Airlines melampaui 26 destinasi di luar Shanghai, mencakup pelabuhan-pelabuhan kargo utama di China, Asia, Eropa dan Amerika Serikat.(bud)
Sumber Berita baca di :
http://skalanews.com/baca/news/5/13/89776/investasi/sia_akuisisi_china_cargo_airlines.html
Home > Berita Airlines > Lapter Blimbingsari Layani Penerbangan Komersial Mulai Rabu
BANYUWANGI--MICOM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa timur (Jatim), akan membuka penerbangan komersial di Lapangan Terbang Blimbingsari Kecamatan Rogojampi. Penerbangan komersial pertama akan ditandai dengan pendaratan pertama Pesawat yang mengangkut Rombongan Gubernur Jatim, pada Rabu (29/12).
"Pendaratan pertama pesawat yang mengangkut rombongan Gubernur Jatim akan jadi penanda dilaksanakannya penerbangan komersial di Lapangan Terbang Blimbingsari," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Banyuwangi Isa Anshori, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/12).
Anshori mengatakan, penerbangan komersial yang membawa penumpang dari dan menuju lapangan terbang (Lapter) Blimbingsari, dilakukan atas kerjasama Pemkab Banyuwangi dan Sky Aviation. Kerjasama dilakukan dengan sistem block seat, yakni Pemkab Banyuwangi dan Sky Aviation bersama-sama menanggung setengah dari jumlah penumpang pesawat.
Selain itu, sambungnya, Pemkab banyuwangi juga akan mendukung investasi yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sky Aviation dengan menyediakan angkutan penumpang menuju Lapter Blimbingsari dan sebaliknya.
"Sebagai bentuk dukungan kami, Pemkab Banyuwangi akan menyediakan armada angkutan untuk membawa penumpang menuju Lapter Blimbingsari dan sebaliknya," papar Anshori.
Pada tahap pertama, lanjutnya, Sky Aviation akan mengoperasikan pesawat Grand Caravan, yang memiliki kapasitas penumpang sembilan orang. Pesawat bermesin tunggal itu akan dioperasikan selama satu bulan. Apabila animo masyarakat meningkat, pada bulan Pebruari 2011 mendatang, Sky Aviation akan mengoperasikan pesawat Fokker yang memiliki kapasitas penumpang
antara 40 - 50 orang.
Anshori mengatakan, pada tahap awal ini, tarif yang dikenakan pada setiap calon penumpang sebesar Rp900.000 untuk rute Banyuwangi Surabaya dan sebaliknya. Sedangkan untuk rute penerbangan Banyuwangi-Ngurah Rai Bali, setiap penumpang dikenakan biaya Rp500.000.
Pesawat itu akan beroperasi sebanyak tiga kali dalam seminggu, pada Senin, Rabu, dan Jumat, dengan rute penerbangan Surabaya-Banyuwangi-Bali, dan sebaliknya.
"Kalau memang animo masyarakat meningkat, maka tidak menutup kemungkinan tarif yang dikenakan akan lebih murah. Karena, pesawat yang dioperasikan nanti akan memiliki kapasitas yang lebih banyak," ujarnya.
Menjawab pertanyaan wartawan, Anshori mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk selalu memantau kondisi cuaca, terkait rencana penerbangan perdana di Lapter Blimbingsari. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan penerbangan, terkait kondisi cuaca yang sering
berubah, akhir-akhir ini.
Dalam kesempatan itu Anshori mengatakan bahwa peresmian penerbangan di Lapter Blimbingsari ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi menuju Surabaya ataupun Denpasar. Pasalnya, untuk menuju Surabaya ataupun Denpasar dirasakan cukup banyak memakan waktu.
"Karena jauhnya jarak, sering kali menjadi keluhan, karena harus banyak menghabiskan waktu di jalan," ujarnya.
Menurut Anshori, dengan memanfaatkan pesawat terbang, jarak tempuh Banyuwangi-Surabaya hanya sekitar 40-60 menit. Sedangkan dari Banyuwangi menuju Denpasar, Pesawat Grand Caravan hanya membutuhkan waktu tempuh antara 30-40 menit. (OL-3)
Sumber Berita baca di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/28/191324/125/101/Lapter-Blimbingsari-Layani-Penerbangan-Komersial-Mulai-Rabu
BANYUWANGI--MICOM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa timur (Jatim), akan membuka penerbangan komersial di Lapangan Terbang Blimbingsari Kecamatan Rogojampi. Penerbangan komersial pertama akan ditandai dengan pendaratan pertama Pesawat yang mengangkut Rombongan Gubernur Jatim, pada Rabu (29/12).
"Pendaratan pertama pesawat yang mengangkut rombongan Gubernur Jatim akan jadi penanda dilaksanakannya penerbangan komersial di Lapangan Terbang Blimbingsari," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Banyuwangi Isa Anshori, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/12).
Anshori mengatakan, penerbangan komersial yang membawa penumpang dari dan menuju lapangan terbang (Lapter) Blimbingsari, dilakukan atas kerjasama Pemkab Banyuwangi dan Sky Aviation. Kerjasama dilakukan dengan sistem block seat, yakni Pemkab Banyuwangi dan Sky Aviation bersama-sama menanggung setengah dari jumlah penumpang pesawat.
Selain itu, sambungnya, Pemkab banyuwangi juga akan mendukung investasi yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sky Aviation dengan menyediakan angkutan penumpang menuju Lapter Blimbingsari dan sebaliknya.
"Sebagai bentuk dukungan kami, Pemkab Banyuwangi akan menyediakan armada angkutan untuk membawa penumpang menuju Lapter Blimbingsari dan sebaliknya," papar Anshori.
Pada tahap pertama, lanjutnya, Sky Aviation akan mengoperasikan pesawat Grand Caravan, yang memiliki kapasitas penumpang sembilan orang. Pesawat bermesin tunggal itu akan dioperasikan selama satu bulan. Apabila animo masyarakat meningkat, pada bulan Pebruari 2011 mendatang, Sky Aviation akan mengoperasikan pesawat Fokker yang memiliki kapasitas penumpang
antara 40 - 50 orang.
Anshori mengatakan, pada tahap awal ini, tarif yang dikenakan pada setiap calon penumpang sebesar Rp900.000 untuk rute Banyuwangi Surabaya dan sebaliknya. Sedangkan untuk rute penerbangan Banyuwangi-Ngurah Rai Bali, setiap penumpang dikenakan biaya Rp500.000.
Pesawat itu akan beroperasi sebanyak tiga kali dalam seminggu, pada Senin, Rabu, dan Jumat, dengan rute penerbangan Surabaya-Banyuwangi-Bali, dan sebaliknya.
"Kalau memang animo masyarakat meningkat, maka tidak menutup kemungkinan tarif yang dikenakan akan lebih murah. Karena, pesawat yang dioperasikan nanti akan memiliki kapasitas yang lebih banyak," ujarnya.
Menjawab pertanyaan wartawan, Anshori mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk selalu memantau kondisi cuaca, terkait rencana penerbangan perdana di Lapter Blimbingsari. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan penerbangan, terkait kondisi cuaca yang sering
berubah, akhir-akhir ini.
Dalam kesempatan itu Anshori mengatakan bahwa peresmian penerbangan di Lapter Blimbingsari ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi menuju Surabaya ataupun Denpasar. Pasalnya, untuk menuju Surabaya ataupun Denpasar dirasakan cukup banyak memakan waktu.
"Karena jauhnya jarak, sering kali menjadi keluhan, karena harus banyak menghabiskan waktu di jalan," ujarnya.
Menurut Anshori, dengan memanfaatkan pesawat terbang, jarak tempuh Banyuwangi-Surabaya hanya sekitar 40-60 menit. Sedangkan dari Banyuwangi menuju Denpasar, Pesawat Grand Caravan hanya membutuhkan waktu tempuh antara 30-40 menit. (OL-3)
Sumber Berita baca di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/28/191324/125/101/Lapter-Blimbingsari-Layani-Penerbangan-Komersial-Mulai-Rabu
Home > Berita Airlines > Desain Awal Pesawat N219 Selesai
JAKARTA--MICOM: Pesawat perintis N219 rancangan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) telah melewati tahap desain awal dan diharapkan bisa selesai diproduksi pada 2013.
"Pesawat ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan transportasi kepulauan dan pegunungan khas Indonesia," kata Dirut PT DI Budi Santoso pada serah terima hasil pengujian model aerodinamika pesawat udara N219 dari BPPT kepada PT DI di Jakarta, Selasa (28/12).
Dikatakan Budi, pesawat jenis ini akan menjadi pesawat perintis modern pertama karena pesawat sekelasnya kini tidak lagi diproduksi, dan didesain 50 tahun lalu (pesawat-pesawat tua).
Sementara itu, Direktur Aerostructure PT DI Andi Alisjahbana mengatakan seusai diuji di Lab Aero-Gasdinamika dan Getaran BPPT, pihaknya masih perlu melaksanakan desain struktur, desain detil, serta sertifikasi sebelum akhirnya diproduksi dalam waktu 2 tahun-2,5 tahun.
N219, ujar dia, memiliki pangsa pasar yang masih cukup besar, selain di kepulauan nusantara Indonesia juga di Afrika, berhubung saingan pesawat N219 merupakan produk sebelum 1970-an. N219 merupakan pesawat komuter berkapasitas 19 penumpang yang mampu lepas landas dan mendarat di airstrip pulau-pulau kecil dan pegunungan yang kebutuhannya di Indonesia mencapai 97 pesawat.
N219 dirancang multifungsi, selain untuk mengangkut penumpang, juga untuk kepentingan militer, patroli perbatasan, untuk kargo hingga penyelamatan darurat. Kegiatan rancang bangun N219 telah dimulai pada 2006 antara PT DI dan Kementerian Perindustrian yang dilatarbelakangi kebutuhan sarana transportasi di daerah terpencil.
Sementara itu Kepala BPPT Marzan A Iskandar mengatakan, BPPT telah menguji N219 pada skala 1 banding 6,3 dan melaksanakan pengujian model aerodinamika sebanyak 139 polar yang paling kritis dari 300 polar. Rancang bangun N219 didukung oleh berbagai instansi pemerintah termasuk pembelian dengan harga Rp1 triliun untuk 25 pesawat. (Ant/OL-04)
Sumber Berita baca di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/28/191323/92/14/Desain-Awal-Pesawat-N219-Selesai-
JAKARTA--MICOM: Pesawat perintis N219 rancangan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) telah melewati tahap desain awal dan diharapkan bisa selesai diproduksi pada 2013.
"Pesawat ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan transportasi kepulauan dan pegunungan khas Indonesia," kata Dirut PT DI Budi Santoso pada serah terima hasil pengujian model aerodinamika pesawat udara N219 dari BPPT kepada PT DI di Jakarta, Selasa (28/12).
Dikatakan Budi, pesawat jenis ini akan menjadi pesawat perintis modern pertama karena pesawat sekelasnya kini tidak lagi diproduksi, dan didesain 50 tahun lalu (pesawat-pesawat tua).
Sementara itu, Direktur Aerostructure PT DI Andi Alisjahbana mengatakan seusai diuji di Lab Aero-Gasdinamika dan Getaran BPPT, pihaknya masih perlu melaksanakan desain struktur, desain detil, serta sertifikasi sebelum akhirnya diproduksi dalam waktu 2 tahun-2,5 tahun.
N219, ujar dia, memiliki pangsa pasar yang masih cukup besar, selain di kepulauan nusantara Indonesia juga di Afrika, berhubung saingan pesawat N219 merupakan produk sebelum 1970-an. N219 merupakan pesawat komuter berkapasitas 19 penumpang yang mampu lepas landas dan mendarat di airstrip pulau-pulau kecil dan pegunungan yang kebutuhannya di Indonesia mencapai 97 pesawat.
N219 dirancang multifungsi, selain untuk mengangkut penumpang, juga untuk kepentingan militer, patroli perbatasan, untuk kargo hingga penyelamatan darurat. Kegiatan rancang bangun N219 telah dimulai pada 2006 antara PT DI dan Kementerian Perindustrian yang dilatarbelakangi kebutuhan sarana transportasi di daerah terpencil.
Sementara itu Kepala BPPT Marzan A Iskandar mengatakan, BPPT telah menguji N219 pada skala 1 banding 6,3 dan melaksanakan pengujian model aerodinamika sebanyak 139 polar yang paling kritis dari 300 polar. Rancang bangun N219 didukung oleh berbagai instansi pemerintah termasuk pembelian dengan harga Rp1 triliun untuk 25 pesawat. (Ant/OL-04)
Sumber Berita baca di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/28/191323/92/14/Desain-Awal-Pesawat-N219-Selesai-
Home > Berita Airlines > 1 Januari, Bebas Fiskal ke Luar Negeri

Hadi Suprapto
Sebelumnya bebas fiskal hanya diperuntukkan bagi warga negara pemegang NPWP.
VIVAnews – Pemerintah akan membebaskan biaya fiskal luar negeri bagi seluruh warga Indonesia mulai 1 Januari 2010. Peraturan ini termasuk untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Ketentuan ini ditegaskan oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-141/PJ/2010 tanggal 17 Desember 2010. "Ini akan dimulai tepat pukul 00.00 berdasarkan pada jam yang tertera saat boarding pass," kata Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Iqbal Alamsjah dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Desember 2010.
Ketentuan tentang tidak dikenakannya kewajiban membayar fiskal diatur dalam Pasal 25 ayat (8a) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.
Sebelumnya, pada periode 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2010, bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak memiliki NPWP dan telah berusia 21 tahun yang bertolak ke luar negeri wajib membayar fiskal. Fiskal itu sebesar Rp2,5 juta bagi yang menggunakan pesawat udara, dan Rp1 juta bagi yang menggunakan angkutan laut.
Sumber Berita baca di :
http://bisnis.vivanews.com/news/read/196193-ke-luar-negeri--mulai-1-januari-bebas-fiskal
Bandara Soekarno-Hatta
Hadi Suprapto
Sebelumnya bebas fiskal hanya diperuntukkan bagi warga negara pemegang NPWP.
VIVAnews – Pemerintah akan membebaskan biaya fiskal luar negeri bagi seluruh warga Indonesia mulai 1 Januari 2010. Peraturan ini termasuk untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Ketentuan ini ditegaskan oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-141/PJ/2010 tanggal 17 Desember 2010. "Ini akan dimulai tepat pukul 00.00 berdasarkan pada jam yang tertera saat boarding pass," kata Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Iqbal Alamsjah dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Desember 2010.
Ketentuan tentang tidak dikenakannya kewajiban membayar fiskal diatur dalam Pasal 25 ayat (8a) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.
Sebelumnya, pada periode 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2010, bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak memiliki NPWP dan telah berusia 21 tahun yang bertolak ke luar negeri wajib membayar fiskal. Fiskal itu sebesar Rp2,5 juta bagi yang menggunakan pesawat udara, dan Rp1 juta bagi yang menggunakan angkutan laut.
Sumber Berita baca di :
http://bisnis.vivanews.com/news/read/196193-ke-luar-negeri--mulai-1-januari-bebas-fiskal
Home > Berita Airlines > Evakuasi Korban Banjir, Australia Butuhkan Black Hawk

Fajar Nugraha - Okezone
CANBERRA - Pemerintah Federal Australia meminta helikopter Black Hawk untuk membantu proses evakuasi warga yang terjebak dalam bencana banjir di Kota Theodore. Helikopter ini biasanya digunakan dalam peperangan di Afghanistan.
Kepala Manajemen Keadaaan Darurat Queensland Bruce Grady, telah meminta penyediaan helikopter perang itu kepada Departemen Pertahanan Australia. Hingga kini regu penyelamat masih terus berusaha melakukan proses evakuasi terhadap warga Theodore yang populasinya mencapai 300 jiwa lebih.
Kota ini sendiri dipenuhi banjir setelah air dari Sungai Dawson meluap dan menerjang ke hampir seluruh bagian kota kecil itu. Bandara setempat bahkan terpaksa ditutup karena landasannya rusak akibat banjir. Demikian dilansir News.com.au, Selasa (28/12/2010).
Sebelumnya pemerintah setempat telah menyewa lima pesawat untuk mengevakuasi warga. Pesawat carteran ini bahkan terpaksa mendarat di jalan raya yang tidak tersentuh air, demi menyelamatkan warga.
Grady menambahkan skala banjir yang melanda Queensland saat ini mulai menurun. Namun sekira 1.000 warga dihampir seluruh wilayah tersebut amat membutuhkan rumah darurat yang dapat digunakan untuk menampung warga yang menjadi korban banjir.
Sumber Berita baca di :
http://international.okezone.com/read/2010/12/28/18/407873/evakuasi-korban-banjir-australia-butuhkan-black-hawk

Foto: Daylife
Fajar Nugraha - Okezone
CANBERRA - Pemerintah Federal Australia meminta helikopter Black Hawk untuk membantu proses evakuasi warga yang terjebak dalam bencana banjir di Kota Theodore. Helikopter ini biasanya digunakan dalam peperangan di Afghanistan.
Kepala Manajemen Keadaaan Darurat Queensland Bruce Grady, telah meminta penyediaan helikopter perang itu kepada Departemen Pertahanan Australia. Hingga kini regu penyelamat masih terus berusaha melakukan proses evakuasi terhadap warga Theodore yang populasinya mencapai 300 jiwa lebih.
Kota ini sendiri dipenuhi banjir setelah air dari Sungai Dawson meluap dan menerjang ke hampir seluruh bagian kota kecil itu. Bandara setempat bahkan terpaksa ditutup karena landasannya rusak akibat banjir. Demikian dilansir News.com.au, Selasa (28/12/2010).
Sebelumnya pemerintah setempat telah menyewa lima pesawat untuk mengevakuasi warga. Pesawat carteran ini bahkan terpaksa mendarat di jalan raya yang tidak tersentuh air, demi menyelamatkan warga.
Grady menambahkan skala banjir yang melanda Queensland saat ini mulai menurun. Namun sekira 1.000 warga dihampir seluruh wilayah tersebut amat membutuhkan rumah darurat yang dapat digunakan untuk menampung warga yang menjadi korban banjir.
Sumber Berita baca di :
http://international.okezone.com/read/2010/12/28/18/407873/evakuasi-korban-banjir-australia-butuhkan-black-hawk
Home > Berita Airlines > Targetkan Profit 2011, Merpati Operasikan 15 Pesawat China
JAKARTA - PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) akan menambah 15 pesawat asal China tahun 2011. Penambahan itu akan menambah pendapatan Merpati hingga 20 persen atau Rp1,7 triliun.
Direktur Utama PT Merpati Nusantara, Sardjono Jhony Tjitrokusumo, menjelaskan pesawat itu adalah pesawat MA-60 hasil Subsidiary Loan Agreement (SLA) sebesar 220 juta dollar AS (sekitar Rp 1,98 triliun) dari pemerintah China. Jika lima belas pesawat MA-60 tersebut sudah dapat beroperasi, maka Merpati akan mendapatkan pendapatan hingga Rp 100 miliar per bulan. "Target kami 2011 Merpati sudah mulai profit," ucap Jhony di Jakarta, Senin (27/12).
Dari 15 pesawat tersebut, 9 pesawat sudah ada di Indonesia, dan enam pesawat akan datang secara berkala setiap bulan dari Februari, Maret dan April. Johny berharap kelima belas pesawat tersebut akan dimasukkan sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN) agar total outstanding kredit perusahaan dapat berkurang. Merpati memproyeksikan pada 2011 Merpati dapat menerbangkan 350 ribu penumpang dengan tingkat isian penumpang rata-rata 80 persen.
Jhony menjelaskan pendapatan total Merpati pada 2010 ini mencapai Rp 1,7 triliun, namun Merpati masih mengalami rugi operasi sebanyak Rp 30 miliar. Selain itu, total kredit Merpati mencapai Rp 1,98 triliun. Jika dibandingkan dengan total pendapatan Merpati tahun 2009, maka terdapat penurunan. Tahun lalu, Merpati mencetak total pendapatan sebesar Rp1,8 Triliun dan mencetak laba sebesar Rp 16,6 miliar. "Pada 2009 itu terbantu dengan penjualan gedung Merpati," imbuhnya.
Merpati juga masih mengharapkan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 610 miliar untuk merestrukturisasi utang. Ia berharap DPR menyetujui pengucuran dana itu dalam waktu yang tepat demi kelangsungan Merpati. "Kalau pemerintah mau bantu untuk terakhir kali maka kami minta bantuan penuh," kata Johny.
Sebelumnya diberitakan, sampai akhir 2010, Merpati masih mempunyai utang sebesar Rp 1,9 triliun. Merpati mendesak pemerintah segera menyuntikkan dananya melalu Penyertaan Modal Negara (PMN) di awal 2011 untuk membantu operasional perusahaan. "Ekuitas kita atau kita sebut outstanding utang kita di akhir Desember ini sebesar Rp 1,8 triliun. Itu terdiri dari utang ke beberapa lessor, PT Pertamina dan PT Angkasa Pura," ujar Jhony.
Ia mengatakan, dana PMN dari pemerintah untuk memperbaiki Merpati hingga saat ini belum juga digelontorkan oleh pemerintah, sehingga utang kembali menumpuk. "Saat ini kita sebenarnya sudah siap memperbaiki perusahaan oleh sebab itu perlu adanya dukungan dana dari pemerintah sesuai janjinya. Jangan molor terus karena bantuan ke Merpati itu dari dulu selalu diterima tidak pernah tepat waktu," terangnya.
Jhony memaparkan, program PMN ini sudah berjalan selama 5 tahun bahkan sampai berganti direksi selama 4 kali dan tidak pernah selesai. Pada tahun 2007, Jhony mengatakan, diputuskan restrukturisasi Merpati sebesar Rp 610 miliar tetapi baru diberikan Rp 300 miliar. Sisanya direncanakan diberikan pada 2009 sebesar Rp 310 miliar, tetapi tidak cair sampai saat ini. “Karena ada pergantian direksi baru maka manajemen dijanjikan lagi di Januari 2011 akan digelontorkan, mudah-mudahan bisa masuk semua," terang Jhony.
"Ketika pemerintah berjanji dan sudah disetujui DPR seharusnya tepat waktu diberikan dana tersebut karena jika nanti digeser ke bulan berikutnya maka kebutuhan perusahaan akan berbeda lagi, kita diminta kerja yang benar ya seharusnya dana yang dikasih juga benar," imbuh Mantan Dirut ASDP Indonesia Ferry tersebut. viv, dtc
Sumber Berita baca di :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=bd03d95ac623e43498a7dcc683b54175&jenis=d41d8cd98f00b204e9800998ecf8427e
JAKARTA - PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) akan menambah 15 pesawat asal China tahun 2011. Penambahan itu akan menambah pendapatan Merpati hingga 20 persen atau Rp1,7 triliun.
Direktur Utama PT Merpati Nusantara, Sardjono Jhony Tjitrokusumo, menjelaskan pesawat itu adalah pesawat MA-60 hasil Subsidiary Loan Agreement (SLA) sebesar 220 juta dollar AS (sekitar Rp 1,98 triliun) dari pemerintah China. Jika lima belas pesawat MA-60 tersebut sudah dapat beroperasi, maka Merpati akan mendapatkan pendapatan hingga Rp 100 miliar per bulan. "Target kami 2011 Merpati sudah mulai profit," ucap Jhony di Jakarta, Senin (27/12).
Dari 15 pesawat tersebut, 9 pesawat sudah ada di Indonesia, dan enam pesawat akan datang secara berkala setiap bulan dari Februari, Maret dan April. Johny berharap kelima belas pesawat tersebut akan dimasukkan sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN) agar total outstanding kredit perusahaan dapat berkurang. Merpati memproyeksikan pada 2011 Merpati dapat menerbangkan 350 ribu penumpang dengan tingkat isian penumpang rata-rata 80 persen.
Jhony menjelaskan pendapatan total Merpati pada 2010 ini mencapai Rp 1,7 triliun, namun Merpati masih mengalami rugi operasi sebanyak Rp 30 miliar. Selain itu, total kredit Merpati mencapai Rp 1,98 triliun. Jika dibandingkan dengan total pendapatan Merpati tahun 2009, maka terdapat penurunan. Tahun lalu, Merpati mencetak total pendapatan sebesar Rp1,8 Triliun dan mencetak laba sebesar Rp 16,6 miliar. "Pada 2009 itu terbantu dengan penjualan gedung Merpati," imbuhnya.
Merpati juga masih mengharapkan kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 610 miliar untuk merestrukturisasi utang. Ia berharap DPR menyetujui pengucuran dana itu dalam waktu yang tepat demi kelangsungan Merpati. "Kalau pemerintah mau bantu untuk terakhir kali maka kami minta bantuan penuh," kata Johny.
Sebelumnya diberitakan, sampai akhir 2010, Merpati masih mempunyai utang sebesar Rp 1,9 triliun. Merpati mendesak pemerintah segera menyuntikkan dananya melalu Penyertaan Modal Negara (PMN) di awal 2011 untuk membantu operasional perusahaan. "Ekuitas kita atau kita sebut outstanding utang kita di akhir Desember ini sebesar Rp 1,8 triliun. Itu terdiri dari utang ke beberapa lessor, PT Pertamina dan PT Angkasa Pura," ujar Jhony.
Ia mengatakan, dana PMN dari pemerintah untuk memperbaiki Merpati hingga saat ini belum juga digelontorkan oleh pemerintah, sehingga utang kembali menumpuk. "Saat ini kita sebenarnya sudah siap memperbaiki perusahaan oleh sebab itu perlu adanya dukungan dana dari pemerintah sesuai janjinya. Jangan molor terus karena bantuan ke Merpati itu dari dulu selalu diterima tidak pernah tepat waktu," terangnya.
Jhony memaparkan, program PMN ini sudah berjalan selama 5 tahun bahkan sampai berganti direksi selama 4 kali dan tidak pernah selesai. Pada tahun 2007, Jhony mengatakan, diputuskan restrukturisasi Merpati sebesar Rp 610 miliar tetapi baru diberikan Rp 300 miliar. Sisanya direncanakan diberikan pada 2009 sebesar Rp 310 miliar, tetapi tidak cair sampai saat ini. “Karena ada pergantian direksi baru maka manajemen dijanjikan lagi di Januari 2011 akan digelontorkan, mudah-mudahan bisa masuk semua," terang Jhony.
"Ketika pemerintah berjanji dan sudah disetujui DPR seharusnya tepat waktu diberikan dana tersebut karena jika nanti digeser ke bulan berikutnya maka kebutuhan perusahaan akan berbeda lagi, kita diminta kerja yang benar ya seharusnya dana yang dikasih juga benar," imbuh Mantan Dirut ASDP Indonesia Ferry tersebut. viv, dtc
Sumber Berita baca di :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=bd03d95ac623e43498a7dcc683b54175&jenis=d41d8cd98f00b204e9800998ecf8427e
Home > Berita Airlines > Pesawat Bisa Sebabkan Hujan Es atau Salju

Muhammad Firman
Saat menabrak awan, pesawat membekukan uap air dan mengubahnya jadi kristal es atau salju.
VIVAnews - Anda pernah menyaksikan hujan salju atau hujan es turun di kota-kota atau di pelosok Indonesia? Ternyata, fenomena itu bukanlah hal yang aneh dan sudah ada penjelasannya. Ini dia.
Saat sedang duduk di kabin, dengan sandaran kursi berdiri tegak serta meja makan di hadapan Anda dalam posisi terkunci, pesawat yang Anda tumpangi bisa jadi sedang memicu kejadian tak lazim, misalnya seperti hujan es.
Andrew Heymsfield, mikrofisikawan dari National Center for Atmosfpheric Research di Boulder, Colorado, menemukan bahwa pesawat bisa menyebabkan lubang di awan dan mengubah cuaca daratan di bawahnya.
Seperti dikutip dari Discovermagazine, Senin 27 Desember 2010, kristal es tidak terbentuk dengan mudah. Sama halnya dengan titik-titik uap air yang tetap dalam bentuk asalnya, meskipun atmosfir di sekitarnya mencapai jauh di bawah titik beku.
Menurut Heymsfield, pesawat yang memasuki awan yang super dingin setelah mereka tinggal landas atau sebelum mendarat bisa menyebabkan gangguan yang dapat membekukan titik-titik uap air tersebut secara instan.
“Ketika mesin turboprop milik pesawat memaksa air di belakang sirip-sirip propeller atau ketika mesin jet menyebabkan udara lembab mengalir di bawah sayap agar memberi daya angkat pada pesawat, udara kemudian menyebar dan mendingin,” ujar Heymsfield.
Salah satu dari efek yang ditimbulkan pesawat itu, kata Heymsfield, bisa menurunkan temperatur udara hingga lebih dari satu derajat.
“Ini seketika akan membekukan titik-titik air di awan,” kata Heymsfield. “Titik air ini dengan cepat akan membentuk kristal es yang keluar dari awan sebagai salju,” ucapnya.
Heymsfield menyebutkan, fenomena ini sedikit menjelaskan terjadinya keterlambatan pesawat di musim dingin yang belakangan banyak terjadi.
“Efek utama dari kejadian ini adalah berubahnya curah hujan lokal,” tutur Heymsfield. “Di sekitar bandara, khususnya di musim dingin, lebih banyak salju yang turun dibandingkan di kawasan lain”. (art)
Sumber Berita baca di :
http://teknologi.vivanews.com/news/read/196073-pesawat-bisa-sebabkan-hujan-es-atau-salju
Saat menabrak awan, pesawat bisa membekukan uap air menjadi kristal es. (muhammad.firman/VIVAnews)
Muhammad Firman
Saat menabrak awan, pesawat membekukan uap air dan mengubahnya jadi kristal es atau salju.
VIVAnews - Anda pernah menyaksikan hujan salju atau hujan es turun di kota-kota atau di pelosok Indonesia? Ternyata, fenomena itu bukanlah hal yang aneh dan sudah ada penjelasannya. Ini dia.
Saat sedang duduk di kabin, dengan sandaran kursi berdiri tegak serta meja makan di hadapan Anda dalam posisi terkunci, pesawat yang Anda tumpangi bisa jadi sedang memicu kejadian tak lazim, misalnya seperti hujan es.
Andrew Heymsfield, mikrofisikawan dari National Center for Atmosfpheric Research di Boulder, Colorado, menemukan bahwa pesawat bisa menyebabkan lubang di awan dan mengubah cuaca daratan di bawahnya.
Seperti dikutip dari Discovermagazine, Senin 27 Desember 2010, kristal es tidak terbentuk dengan mudah. Sama halnya dengan titik-titik uap air yang tetap dalam bentuk asalnya, meskipun atmosfir di sekitarnya mencapai jauh di bawah titik beku.
Menurut Heymsfield, pesawat yang memasuki awan yang super dingin setelah mereka tinggal landas atau sebelum mendarat bisa menyebabkan gangguan yang dapat membekukan titik-titik uap air tersebut secara instan.
“Ketika mesin turboprop milik pesawat memaksa air di belakang sirip-sirip propeller atau ketika mesin jet menyebabkan udara lembab mengalir di bawah sayap agar memberi daya angkat pada pesawat, udara kemudian menyebar dan mendingin,” ujar Heymsfield.
Salah satu dari efek yang ditimbulkan pesawat itu, kata Heymsfield, bisa menurunkan temperatur udara hingga lebih dari satu derajat.
“Ini seketika akan membekukan titik-titik air di awan,” kata Heymsfield. “Titik air ini dengan cepat akan membentuk kristal es yang keluar dari awan sebagai salju,” ucapnya.
Heymsfield menyebutkan, fenomena ini sedikit menjelaskan terjadinya keterlambatan pesawat di musim dingin yang belakangan banyak terjadi.
“Efek utama dari kejadian ini adalah berubahnya curah hujan lokal,” tutur Heymsfield. “Di sekitar bandara, khususnya di musim dingin, lebih banyak salju yang turun dibandingkan di kawasan lain”. (art)
Sumber Berita baca di :
http://teknologi.vivanews.com/news/read/196073-pesawat-bisa-sebabkan-hujan-es-atau-salju
Home > Berita Airlines > Merpati Bantah Bangkrut

Antique, Iwan Kurniawan
Merpati berhasil mendapatkan sejumlah kesepakatan strategis dari restrukturisasi utang.
VIVAnews - PT Merpati Nusantara Airlines membantah terancam bangkrut (default). Perseroan hingga saat ini terus mendapatkan dukungan dari tiga perusahaan penyewaan pesawat (lessor).
"Sampai saat ini ketiga lessor tersebut tidak pernah berniat, apalagi menyampaikan surat default terhadap Merpati," kata Direktur Utama Merpati Nusantara, Sardjono Johny Tjitrokusumo di Jakarta, Senin 27 Desember 2010.
Sardjono menuturkan, lessor Pesawat Air Castle masih mendukung kerja sama untuk menyewa pesawat Boeing 737-400. Jet Lease memberikan dukungan sewa menyewa dua pesawat Boeing 737-300. Sedangkan Jerscape masih mendukung sewa menyewa satu pesawat Boeing 737-300 dan satu pesawat Boeing 737-400.
Bahkan, dia menambahkan, Merpati juga mendapatkan sejumlah kesepakatan strategis dari restrukturisasi utang terhadap lessor Jetlease dan Jet Scape. Untuk Jetlease, Merpati mendapatkan tiga mesin baru untuk dua pesawat, sedangkan masa sewa pesawat diperpanjang hingga 2015.
"Bahkan Jetlease bersedia menurunkan harga sewa pesawat dari US$145 ribu menjadi US$80 ribu per bulan," kata Sardjono.
Kesepakatan sama juga diraih dengan Jet Scape. Jet Scape bersedia menghapuskan utang dan menurunkan harga sewa per bulan untuk setiap pesawat. Harga sewa pesawat Boeing 737-300 turun dari US$120 ribu menjadi US$98 ribu. Sedangkan untuk pesawat Boeing 737-400 turun dari US$132 ribu menjadi US$115 ribu.
"Utang sebesar US$3,7 juta dihapus, diswap dengan security deposit Merpati sebesar US$2,5 juta. Selain itu, pada November 2011, pesawat Jet Scape akan menjadi milik kita sehingga ada penghematan sekitar US$9,8 juta," ujarnya. (umi)
Sumber Berita baca di :
http://bisnis.vivanews.com/news/read/195952-merpati-bantah-bangkrut
Pesawat Merpati (ANTARA/ Yusran Uccang)
Antique, Iwan Kurniawan
Merpati berhasil mendapatkan sejumlah kesepakatan strategis dari restrukturisasi utang.
VIVAnews - PT Merpati Nusantara Airlines membantah terancam bangkrut (default). Perseroan hingga saat ini terus mendapatkan dukungan dari tiga perusahaan penyewaan pesawat (lessor).
"Sampai saat ini ketiga lessor tersebut tidak pernah berniat, apalagi menyampaikan surat default terhadap Merpati," kata Direktur Utama Merpati Nusantara, Sardjono Johny Tjitrokusumo di Jakarta, Senin 27 Desember 2010.
Sardjono menuturkan, lessor Pesawat Air Castle masih mendukung kerja sama untuk menyewa pesawat Boeing 737-400. Jet Lease memberikan dukungan sewa menyewa dua pesawat Boeing 737-300. Sedangkan Jerscape masih mendukung sewa menyewa satu pesawat Boeing 737-300 dan satu pesawat Boeing 737-400.
Bahkan, dia menambahkan, Merpati juga mendapatkan sejumlah kesepakatan strategis dari restrukturisasi utang terhadap lessor Jetlease dan Jet Scape. Untuk Jetlease, Merpati mendapatkan tiga mesin baru untuk dua pesawat, sedangkan masa sewa pesawat diperpanjang hingga 2015.
"Bahkan Jetlease bersedia menurunkan harga sewa pesawat dari US$145 ribu menjadi US$80 ribu per bulan," kata Sardjono.
Kesepakatan sama juga diraih dengan Jet Scape. Jet Scape bersedia menghapuskan utang dan menurunkan harga sewa per bulan untuk setiap pesawat. Harga sewa pesawat Boeing 737-300 turun dari US$120 ribu menjadi US$98 ribu. Sedangkan untuk pesawat Boeing 737-400 turun dari US$132 ribu menjadi US$115 ribu.
"Utang sebesar US$3,7 juta dihapus, diswap dengan security deposit Merpati sebesar US$2,5 juta. Selain itu, pada November 2011, pesawat Jet Scape akan menjadi milik kita sehingga ada penghematan sekitar US$9,8 juta," ujarnya. (umi)
Sumber Berita baca di :
http://bisnis.vivanews.com/news/read/195952-merpati-bantah-bangkrut
Home > Berita Airlines > Penerbangan Perdana di Bandara Banyuwangi Optimistis Terlaksana
BANYUWANGI--MICOM: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, optimistis launching penerbangan perdana dari Bandar Udara Blimbingansari tidak mengalami penundaan kembali, dan akan terlaksana sesuai jadwal ditentukan.
Sebelumnya, rencana launching penerbangan perdana pesawat jenis Grand Caravan dengan tipe mesin tunggal berkapasitas sembilan orang tersebut, dilakukan Sabtu (18/12) lalu.
Kepala Bagian Humas Pemkab Banyuwangi Isa Anshori menjelaskan, Selasa (28/12), berbagai kesiapan telah dilakukan guna kelancaran launching Bandar Udara Blimbingsari.
"Insya Allah penerbangan perdana pesawat Grand Caravan dari Blimbingsari menuju Surabaya maupun Denpasar tidak ada penundaan kembali. Jadi Rabu (29/12) besok sudah pasti, bahkan rencananya Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim juga berkenan hadir," jelas Isa Anshori.
Menurut dia, di antara kesiapan tersebut menyangkut antisipasi kemungkinan adanya cuaca buruk yang beberapa pekan terakhir melanda wilayah Banyuwangi.
"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi," ucapnya.
Isa Anshori juga menambahkan, peresmian penerbangan perdana akan dilakukan dari Bandara Udara Juanda Surabaya menuju Blimbingsari, Banyuwangi yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyambutan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Penerbangan perdana pesawat milik PT Sky Aviation, kata Isa Anshori, diharapkan bisa menjadi solusi penyelesaian atas keluhan warga masyarakat selama ini karena rentang jarak tempuh dari Surabaya ke Banyuwangi yang mencapai tujuh sampai delapan jam perjalanan darat.
"Dengan tersedianya sarana transportasi udara jarak Banyuwangi- Surabaya bisa ditempuh hanya dengan waktu antara 50-60 menit," tutur Isa Anshori, optimistis.
Pada tahap pertama, lanjut dia, jadwal penerbangan pesawat bermesin tunggal tersebut hanya tiga hari dalam sepekannya, yakni hari Senin, Rabu dan Jumat setiap pukul 07.00 WIB dan 08.00 WIB.
Direktur Utama PT Sky Aviation Krisman Tarigan, di tempat terpisah menjelaskan, untuk sementara pihaknya menetapkan biaya tiket Blimbingsari, Banyuwangi - Juanda, Surabaya sebesar Rp900 ribu per orang. Sedang untuk rute penerbangan Blimbingsari, Banyuwangi - Ngurah Rai, Denpasar akan dikenakan biaya sebesar Rp600 ribu.
"Bila animo konsumen menunjukkan 'market' yang positif harga bisa lebih murah lagi," ucapnya, menegaskan.
Krisman Tarigan menambahkan, pihaknya memang berencana menambah armada baru jika pasar Banyuwangi merespon positif dengan mengoperasikan pesawat jenis Fokker yang berkapasitas 40-50 penumpang di bulan Pebuari 2011.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, kerja sama yang akan dibangun bersama PT Sky Aviation adalah dengan pola "block seat" 50 persen dan 50 persen lagi dari pihak maskapai.
Selain itu, kata Anas, sebagai bentuk dukungan pemkab terhadap investasi yang dilakukan pihak maskapai, pihaknya berjanji akan membantu kendaraan operasional penumpang menuju bandar udara Blimbingsari. "Kami juga akan menyiapkan biaya promosinya," janji Anas. (Ant/OL-3)
Sumber Berita baca di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/28/191216/125/101/Penerbangan-Perdana-di-Bandara-Banyuwangi-Optimistis-Terlaksana
BANYUWANGI--MICOM: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, optimistis launching penerbangan perdana dari Bandar Udara Blimbingansari tidak mengalami penundaan kembali, dan akan terlaksana sesuai jadwal ditentukan.
Sebelumnya, rencana launching penerbangan perdana pesawat jenis Grand Caravan dengan tipe mesin tunggal berkapasitas sembilan orang tersebut, dilakukan Sabtu (18/12) lalu.
Kepala Bagian Humas Pemkab Banyuwangi Isa Anshori menjelaskan, Selasa (28/12), berbagai kesiapan telah dilakukan guna kelancaran launching Bandar Udara Blimbingsari.
"Insya Allah penerbangan perdana pesawat Grand Caravan dari Blimbingsari menuju Surabaya maupun Denpasar tidak ada penundaan kembali. Jadi Rabu (29/12) besok sudah pasti, bahkan rencananya Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim juga berkenan hadir," jelas Isa Anshori.
Menurut dia, di antara kesiapan tersebut menyangkut antisipasi kemungkinan adanya cuaca buruk yang beberapa pekan terakhir melanda wilayah Banyuwangi.
"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi," ucapnya.
Isa Anshori juga menambahkan, peresmian penerbangan perdana akan dilakukan dari Bandara Udara Juanda Surabaya menuju Blimbingsari, Banyuwangi yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyambutan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Penerbangan perdana pesawat milik PT Sky Aviation, kata Isa Anshori, diharapkan bisa menjadi solusi penyelesaian atas keluhan warga masyarakat selama ini karena rentang jarak tempuh dari Surabaya ke Banyuwangi yang mencapai tujuh sampai delapan jam perjalanan darat.
"Dengan tersedianya sarana transportasi udara jarak Banyuwangi- Surabaya bisa ditempuh hanya dengan waktu antara 50-60 menit," tutur Isa Anshori, optimistis.
Pada tahap pertama, lanjut dia, jadwal penerbangan pesawat bermesin tunggal tersebut hanya tiga hari dalam sepekannya, yakni hari Senin, Rabu dan Jumat setiap pukul 07.00 WIB dan 08.00 WIB.
Direktur Utama PT Sky Aviation Krisman Tarigan, di tempat terpisah menjelaskan, untuk sementara pihaknya menetapkan biaya tiket Blimbingsari, Banyuwangi - Juanda, Surabaya sebesar Rp900 ribu per orang. Sedang untuk rute penerbangan Blimbingsari, Banyuwangi - Ngurah Rai, Denpasar akan dikenakan biaya sebesar Rp600 ribu.
"Bila animo konsumen menunjukkan 'market' yang positif harga bisa lebih murah lagi," ucapnya, menegaskan.
Krisman Tarigan menambahkan, pihaknya memang berencana menambah armada baru jika pasar Banyuwangi merespon positif dengan mengoperasikan pesawat jenis Fokker yang berkapasitas 40-50 penumpang di bulan Pebuari 2011.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, kerja sama yang akan dibangun bersama PT Sky Aviation adalah dengan pola "block seat" 50 persen dan 50 persen lagi dari pihak maskapai.
Selain itu, kata Anas, sebagai bentuk dukungan pemkab terhadap investasi yang dilakukan pihak maskapai, pihaknya berjanji akan membantu kendaraan operasional penumpang menuju bandar udara Blimbingsari. "Kami juga akan menyiapkan biaya promosinya," janji Anas. (Ant/OL-3)
Sumber Berita baca di :
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/12/28/191216/125/101/Penerbangan-Perdana-di-Bandara-Banyuwangi-Optimistis-Terlaksana
Home > Berita Airlines > Garuda Dan Semen Baturaja Go Public 2011

NEW YORK, KOMPAS.com
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah memutuskan hanya dua badan usaha milik negara (BUMN) yang akan diprivatisasi tahun depan, yakni PT Garuda Indonesia dan PT Semen Baturaja. Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi Achiran Pandu Djajanto menyatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan Kementerian pada Kamis pekan lalu.
Sebelumnya, lima perusahaan negara disebut-sebut bakal masuk program privatisasi. Keempat perusahaan selain Garuda itu adalah perusahaan konstruksi PT Hutama Karya, perusahaan manufaktur telekomunikasi PT Inti, perusahaan jasa keuangan nonbank PT Jasindo, dan perusahaan pendukung infrastruktur PT Semen Baturaja. Pemerintah berencana melepas 30 persen masing-masing saham perusahaan ke publik.
Terhadap ketiga perusahaan lain yang diputuskan belum akan melantai di bursa saham tahun depan, kata Pandu, Kementerian BUMN bakal berkonsentrasi melakukan kegiatan restrukturisasi. “Tujuannya untuk program rightsizing,” katanya, kemarin.
Asisten Deputi Urusan Restrukturisasi dan Privatisasi II Kementerian BUMN Dwijanti Tjahjaningsih menyatakan Semen Baturaja diputuskan masuk bursa,
salah satunya karena prediksi besarnya kebutuhan infrastruktur tahun depan. Selain itu, kondisi perusahaan dinilai baik. Sedangkan Garuda memang sudah direncanakan go public tahun ini.
Sedangkan PT Hutama Karya dinilai harus menyelesaikan masalah legal yang harus dihadapi terkait pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). “Keputusan Mahkamah Agung itu sudah clear, tapi pembahasan akhirnya masih berlangsung. Setelah selesai, baru kami putuskan bisa go or not go,” ucap Pandu.
Untuk PT Inti, pemerintah berencana menyinergikan dengan industri manufaktur telekomunikasi, yakni dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Sedangkan untuk Jasindo, pemerintah menilai masih harus melakukan kajian lagi terutama tentang kebutuhan dananya.
Beberapa waktu lalu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan yakin kapitalisasi meningkat karena beberapa perusahaan negara akan melakukan penawaran saham perdana tahun depan. Ia bahkan berharap kontribusi BUMN di pasar modal meningkat hingga lebih dari 30 persen tahun depan (Koran Tempo, 24 Desember).
ASWIDITIYO NEDWIKA
Sumber Berita baca di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/saham/2010/12/29/brk,20101229-302332,id.html
TEMPO/FULLY SYAFI
NEW YORK, KOMPAS.com
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah memutuskan hanya dua badan usaha milik negara (BUMN) yang akan diprivatisasi tahun depan, yakni PT Garuda Indonesia dan PT Semen Baturaja. Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi Achiran Pandu Djajanto menyatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan Kementerian pada Kamis pekan lalu.
Sebelumnya, lima perusahaan negara disebut-sebut bakal masuk program privatisasi. Keempat perusahaan selain Garuda itu adalah perusahaan konstruksi PT Hutama Karya, perusahaan manufaktur telekomunikasi PT Inti, perusahaan jasa keuangan nonbank PT Jasindo, dan perusahaan pendukung infrastruktur PT Semen Baturaja. Pemerintah berencana melepas 30 persen masing-masing saham perusahaan ke publik.
Terhadap ketiga perusahaan lain yang diputuskan belum akan melantai di bursa saham tahun depan, kata Pandu, Kementerian BUMN bakal berkonsentrasi melakukan kegiatan restrukturisasi. “Tujuannya untuk program rightsizing,” katanya, kemarin.
Asisten Deputi Urusan Restrukturisasi dan Privatisasi II Kementerian BUMN Dwijanti Tjahjaningsih menyatakan Semen Baturaja diputuskan masuk bursa,
salah satunya karena prediksi besarnya kebutuhan infrastruktur tahun depan. Selain itu, kondisi perusahaan dinilai baik. Sedangkan Garuda memang sudah direncanakan go public tahun ini.
Sedangkan PT Hutama Karya dinilai harus menyelesaikan masalah legal yang harus dihadapi terkait pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). “Keputusan Mahkamah Agung itu sudah clear, tapi pembahasan akhirnya masih berlangsung. Setelah selesai, baru kami putuskan bisa go or not go,” ucap Pandu.
Untuk PT Inti, pemerintah berencana menyinergikan dengan industri manufaktur telekomunikasi, yakni dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Sedangkan untuk Jasindo, pemerintah menilai masih harus melakukan kajian lagi terutama tentang kebutuhan dananya.
Beberapa waktu lalu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan yakin kapitalisasi meningkat karena beberapa perusahaan negara akan melakukan penawaran saham perdana tahun depan. Ia bahkan berharap kontribusi BUMN di pasar modal meningkat hingga lebih dari 30 persen tahun depan (Koran Tempo, 24 Desember).
ASWIDITIYO NEDWIKA
Sumber Berita baca di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/saham/2010/12/29/brk,20101229-302332,id.html
Home > Berita Airlines > Batavia Air Terbang Perdana ke Dili

JAKARTA, KOMPAS.com - Batavia Air hari ini (27/12/2010) melakukan penerbangan perdana Denpasar - Dili PP dengan menggunakan pesawat Airbus A320 bernomor penerbangan Y6-811.
Pesawat ini berangkat dari Denpasar pada pukul 07:00 LT dan mendarat di Bandara Presidente Nicolau Lobato pada pukul 09.40 LT. Sedangkan penerbangan dari Dili ke Denpasar berangkat pukul 10.25 LT. Penerbangan langsung Denpasar - Dili ini akan dioperasikan setiap hari.
"Dengan telah masuknya Batavia Air ke Dili, masyarakat Timor Leste mempunyai pilihan transportasi untuk berkunjung ke Denpasar, Bali maupun kota-kota lain di Indonesia. Karena mulai hari ini Dili telah terhubung dengan 40 kota di Indonesia yang telah diterbangi oleh Batavia Air," sebut Presiden Direktur Batavia Air Yudiawan Tansari.
Selain itu, lanjutnya, angkutan barang dan cargo dari Dili ke kota-kota di Indonesia maupun sebaliknya menjadi lebih lancar. "Dan tentu saja harapan kami agar potensi wisata yang ada disini lebih dikenal luas lagi oleh masyarakat Indonesia,” tambah dia.
Penerbangan perdana ke Dili dipimpin langsung oleh Capt. Pilot Noer Effendi dengan membawa rombongan pejabat dari Batavia Air, Dirjen Perhubungan Udara dan juga pejabat dari Kementrian Perhubungan RI. Rombongan ini disambut oleh Presiden dan PM Timor Leste serta pejabat di negara tersebut.
Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 40 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta 6 kota tujuan Internasional yaitu,Jeddah dan Riyadh (Saudi Arabia), Guangzhou (China), Kuching (Malaysia), Singapura dan yang terbaru Dili, Timor Leste. Batavia Air mempunyai 36 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320 dan Airbus A330.
Sumber Berita baca di :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/27/12115460/Batavia.Air.Terbang.Perdana.ke.Dili

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA
Batavia Air
Batavia Air
JAKARTA, KOMPAS.com - Batavia Air hari ini (27/12/2010) melakukan penerbangan perdana Denpasar - Dili PP dengan menggunakan pesawat Airbus A320 bernomor penerbangan Y6-811.
Pesawat ini berangkat dari Denpasar pada pukul 07:00 LT dan mendarat di Bandara Presidente Nicolau Lobato pada pukul 09.40 LT. Sedangkan penerbangan dari Dili ke Denpasar berangkat pukul 10.25 LT. Penerbangan langsung Denpasar - Dili ini akan dioperasikan setiap hari.
"Dengan telah masuknya Batavia Air ke Dili, masyarakat Timor Leste mempunyai pilihan transportasi untuk berkunjung ke Denpasar, Bali maupun kota-kota lain di Indonesia. Karena mulai hari ini Dili telah terhubung dengan 40 kota di Indonesia yang telah diterbangi oleh Batavia Air," sebut Presiden Direktur Batavia Air Yudiawan Tansari.
Selain itu, lanjutnya, angkutan barang dan cargo dari Dili ke kota-kota di Indonesia maupun sebaliknya menjadi lebih lancar. "Dan tentu saja harapan kami agar potensi wisata yang ada disini lebih dikenal luas lagi oleh masyarakat Indonesia,” tambah dia.
Penerbangan perdana ke Dili dipimpin langsung oleh Capt. Pilot Noer Effendi dengan membawa rombongan pejabat dari Batavia Air, Dirjen Perhubungan Udara dan juga pejabat dari Kementrian Perhubungan RI. Rombongan ini disambut oleh Presiden dan PM Timor Leste serta pejabat di negara tersebut.
Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 40 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta 6 kota tujuan Internasional yaitu,Jeddah dan Riyadh (Saudi Arabia), Guangzhou (China), Kuching (Malaysia), Singapura dan yang terbaru Dili, Timor Leste. Batavia Air mempunyai 36 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320 dan Airbus A330.
Sumber Berita baca di :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/27/12115460/Batavia.Air.Terbang.Perdana.ke.Dili
Home > Berita Airlines > AirAsia Tolak Tawaran Virgin Atlantic
Chief Executive AirAsia Malaysia Tony Fernandes menolak tawaran pengambilalihan (akuisisi) yang direncanakan oleh maskapai milik Sir Richard Branson, Virgin Atlantic, lapor sebua koran Malaysia Senin (27/12)
Sebelumnya, Sunday Times melaporkan AirAsia diminati oleh maskapai penerbangan asal Inggris tersebut. Tony lalu merespon dengan mengatakan kepada surat kabar Star bahwa tidak ada diskusi-diskusi terkait rencana akuisisi tersebut. "Tidak ada diskusi yang terjadi,"kata Tony.
Sunday Times melaporkan bahwa AirAsia yang merupakan pengelola penerbangaan low cost carriers terbesar mempertimbangkan dan memutuskan terhadap tawaran akusisi yang nilainya bisa mencapai 1 miliar poundsterling. Maskapai ini juga mengaku telah ada beberapa persaingnya yang 'melakukan penyeledikan' dengan menggunakan jasa Deutsche Bank menilai kinerja perusahaannya. Penjajakan yang dilakukan bank asal Belanda itu memang telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan tidak meraka juga tidak menyebutkan nama siapa pihak yang ada di belakang mereka.
Meningkatnya kompetisi dari maskapai penerbangan biaya rendah, melemahnya permintaan dan harga bahan bakar yang tinggi memaksa beberapa maskapai gulang tikar dalam beberapa waktu terakhir. Industri penerbangan berbasis low cos carrier memerlukan konsolidasi cepat, dan analis yakin operator besar seperti Virgin Atlantic membutuhkan mitra untuk tetap bertahan di depan persaingan tersebut. (Rtr/oz/bdr)
Sumber Berita baca di :
http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=80555:airasia-tolak-tawaran-virgin-atlantic&catid=28:internasional&Itemid=29
Chief Executive AirAsia Malaysia Tony Fernandes menolak tawaran pengambilalihan (akuisisi) yang direncanakan oleh maskapai milik Sir Richard Branson, Virgin Atlantic, lapor sebua koran Malaysia Senin (27/12)
Sebelumnya, Sunday Times melaporkan AirAsia diminati oleh maskapai penerbangan asal Inggris tersebut. Tony lalu merespon dengan mengatakan kepada surat kabar Star bahwa tidak ada diskusi-diskusi terkait rencana akuisisi tersebut. "Tidak ada diskusi yang terjadi,"kata Tony.
Sunday Times melaporkan bahwa AirAsia yang merupakan pengelola penerbangaan low cost carriers terbesar mempertimbangkan dan memutuskan terhadap tawaran akusisi yang nilainya bisa mencapai 1 miliar poundsterling. Maskapai ini juga mengaku telah ada beberapa persaingnya yang 'melakukan penyeledikan' dengan menggunakan jasa Deutsche Bank menilai kinerja perusahaannya. Penjajakan yang dilakukan bank asal Belanda itu memang telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan tidak meraka juga tidak menyebutkan nama siapa pihak yang ada di belakang mereka.
Meningkatnya kompetisi dari maskapai penerbangan biaya rendah, melemahnya permintaan dan harga bahan bakar yang tinggi memaksa beberapa maskapai gulang tikar dalam beberapa waktu terakhir. Industri penerbangan berbasis low cos carrier memerlukan konsolidasi cepat, dan analis yakin operator besar seperti Virgin Atlantic membutuhkan mitra untuk tetap bertahan di depan persaingan tersebut. (Rtr/oz/bdr)
Sumber Berita baca di :
http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=80555:airasia-tolak-tawaran-virgin-atlantic&catid=28:internasional&Itemid=29
Home > Berita Airlines > Tiga Maskapai Diusulkan Keluar dari "Blacklist" UE

NEW YORK, KOMPAS.com
JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Uni Eropa (UE) menolak usulan Pemerintah Indonesia untuk mencabut embargo maskapai penerbangan RI ke Eropa secara keseluruhan. Kementerian Perhubungan pun menyiapkan tiga maskapai untuk diusulkan keluar dari blacklist UE tersebut.
Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemhub Yurlis Hasibuan mengatakan, terkait dengan penolakan UE tersebut, maka Kemhub telah menyiapkan tiga maskapai agar masuk dalam daftar yang bisa masuk ke Eropa.
"Meskipun belum resmi, kita menyiapkan tiga maskapai, tetapi bukan maskapai berjadwal. Kita menyiapkan maskapai carter, yaitu Cardig, Travira Air, dan National Utility Helicopter," kata Yurlis di sela paparan KNKT di Jakarta, Selasa (28/12/2010).
Alasan tiga maskapai tidak berjadwal itu yang dipilih, jelasnya, karena ketiganya banyak melayani penumpang dari Eropa. Banyak pekerja ekspatriat dari benua biru itu yang menumpang tiga maskapai tersebut. "Rencananya, bulan April 2011 nanti kita usulkan ke UE agar ada lagi maskapai yang lolos dari blacklist," jelasnya.
Sementara maskapai-maskapai berjadwal yang belum lolos tidak mengajukan diri karena masih belum siap. Maskapai berjadwal yang belum lolos tersebut, antara lain, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Merpati Nusantara Airlines. "Kita sudah tanyakan kepada mereka (maskapai), tetapi mereka menyatakan belum siap," ujarnya.
Mengenai alasan UE menolak usulan RI, Yurlis menyatakan tidak tahu-menahu. "Saya tahunya hanya ditolak saja," kata Yurlis.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti Singayudha Gumay mengatakan, pemerintah mengusulkan agar pencabutan embargo dilakukan sekaligus untuk semua maskapai.
Hal ini dilakukan karena otoritas penerbangan RI telah 100 persen melakukan standar keselamatan penerbangan organisasi penerbangan sipil dunia (ICAO).
Saat ini telah ada enam maskapai yang sudah boleh masuk ke Eropa. Maskapai tersebut yaitu Garuda Indonesia, Mandala Airlines, Indonesia AirAsia, Batavia Air, Airfast, dan PremiAir.
Sumber Berita baca di :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/29/10371326/Tiga.Maskapai.Diusulkan.Keluar.dari..quot.Blacklist.quot..UE

JULIO CORTEZ / AP
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi
Ilustrasi
NEW YORK, KOMPAS.com
JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Uni Eropa (UE) menolak usulan Pemerintah Indonesia untuk mencabut embargo maskapai penerbangan RI ke Eropa secara keseluruhan. Kementerian Perhubungan pun menyiapkan tiga maskapai untuk diusulkan keluar dari blacklist UE tersebut.
Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemhub Yurlis Hasibuan mengatakan, terkait dengan penolakan UE tersebut, maka Kemhub telah menyiapkan tiga maskapai agar masuk dalam daftar yang bisa masuk ke Eropa.
"Meskipun belum resmi, kita menyiapkan tiga maskapai, tetapi bukan maskapai berjadwal. Kita menyiapkan maskapai carter, yaitu Cardig, Travira Air, dan National Utility Helicopter," kata Yurlis di sela paparan KNKT di Jakarta, Selasa (28/12/2010).
Alasan tiga maskapai tidak berjadwal itu yang dipilih, jelasnya, karena ketiganya banyak melayani penumpang dari Eropa. Banyak pekerja ekspatriat dari benua biru itu yang menumpang tiga maskapai tersebut. "Rencananya, bulan April 2011 nanti kita usulkan ke UE agar ada lagi maskapai yang lolos dari blacklist," jelasnya.
Sementara maskapai-maskapai berjadwal yang belum lolos tidak mengajukan diri karena masih belum siap. Maskapai berjadwal yang belum lolos tersebut, antara lain, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Merpati Nusantara Airlines. "Kita sudah tanyakan kepada mereka (maskapai), tetapi mereka menyatakan belum siap," ujarnya.
Mengenai alasan UE menolak usulan RI, Yurlis menyatakan tidak tahu-menahu. "Saya tahunya hanya ditolak saja," kata Yurlis.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti Singayudha Gumay mengatakan, pemerintah mengusulkan agar pencabutan embargo dilakukan sekaligus untuk semua maskapai.
Hal ini dilakukan karena otoritas penerbangan RI telah 100 persen melakukan standar keselamatan penerbangan organisasi penerbangan sipil dunia (ICAO).
Saat ini telah ada enam maskapai yang sudah boleh masuk ke Eropa. Maskapai tersebut yaitu Garuda Indonesia, Mandala Airlines, Indonesia AirAsia, Batavia Air, Airfast, dan PremiAir.
Sumber Berita baca di :
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/29/10371326/Tiga.Maskapai.Diusulkan.Keluar.dari..quot.Blacklist.quot..UE
Home > Berita Airlines > Salju Batalkan 10.000 Penerbangan di AS

NEW YORK, KOMPAS.com — Hampir 10.000 penerbangan dibatalkan sejak badai salju yang terjadi pada musim liburan kali ini menyelimuti sebagian besar wilayah AS timur laut dan menyebabkan ribuan orang terdampar.
Perwakilan perusahaan penerbangan dari AirTran, American, Continental, Delta Air Lines, JetBlue, Amerika, US Airways, Spirit, dan Southwest melaporkan, secara total telah terjadi 9.726 perjalanan yang dibatalkan karena cuaca buruk sejak Sabtu lalu. Dari jumlah itu, setidaknya 1.335 penerbangan dibatalkan, Selasa, ketika bandara-bandara utama di seluruh kawasan itu perlahan kembali normal.
"Dengan semua pembatalan dan penundaan, akan butuh dua atau tiga hari bagi maskapai penerbangan untuk berada pada jadwal reguler," kata Thomas Bosco, General Manager Bandara LaGuardia, New York. Menjelang Selasa malam, LaGuardia masih beroperasi, tetapi belum mencapai kondisi normal, yaitu 70 penerbangan per jam, kata Bosco.
Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York dan Newark Liberty di utara New Jersey dibuka bagi lalu lintas kedatangan dan keberangkatan pada pukul enam sore hari Senin, kata juru bicara Otoritas Bandara, Sara Joren.
Juru bicara AirTran, Christopher White, mengatakan, maskapainya tidak merencanakan pembatalan apa pun lagi hari Selasa setelah membatalkan 81 penerbangan pada hari Senin. Sebaliknya, kata White, AirTran berencana untuk mengoperasikan penerbangan tambahan dari LaGuardia, Boston's Logan Airport dan White Plains, dan New York Westchester County Airport agar orang-orang bisa melanjutkan perjalanan.
Delta Air Lines membatalkan 300 penerbangan, Selasa, dan masih menghadapi pengurangan operasi di JFK dan Newark karena masalah landasan pacu, kata juru bicaranya, Trebor Banstetter. "Kami berharap untuk kembali ke jadwal penuh di JFK besok pagi, dan di Newark pada tengah hari besok," kata Banstetter.
Namun, pemulihan yang lambat menelantarkan banyak penumpang ingin pulang. Zarmeen Hussain dan keluarganya tahu penerbangan mereka ke New Jersey, yang dijadwalkan Senin malam, mungkin bisa dibatalkan. Namun, mereka tidak memperkirakan penundaan selama empat hari. "Kami sangat bingung dan seperti, 'Oh Tuhan'," kata Hussain dari hotel di Atlanta, Selasa pagi. Dia, suami, dan anak perempuannya berada di Georgia untuk reuni perguruan tinggi dan diberitahu bahwa penerbangan mereka paling cepat akan tersedia hari Jumat. "Kami berpikir untuk menyewa mobil, tetapi perusahaan rental mobil meminta bayaran 2.000 dollar AS," kata Hussain sambil tertawa. Dia mengatakan, banyak perusahaan rental mobil kehabisan kendaraan.
Julie Stratton berada dalam keadaan serupa. Dia dijadwalkan untuk terbang dari New York ke Indianapolis, Indiana, hari Minggu, tetapi akhirnya tidur di Bandara LaGuardia. Stratton mengatakan hari Senin, ia diberitahu bahwa dirinya mungkin tidak dapat terbang sampai Kamis. "Ini bukan skenario yang terbaik, tidak," katanya. "Tapi Anda harus membuat yang terbaik dari (kondisi) itu. Tak ada lagi yang bisa Anda lakukan."
Badai yang telah membuat terdampar wisatawan domestik dan internasional menyebabkan salju yang menyilaukan dan mendatangkan malapetaka mulai dari Carolina hingga Maine. Senin malam, lebih dari 4.155 penerbangan telah dibatalkan, salju setebal 32 inci menumpuk di di mana-mana, dan tiupan angin mencapai 80 mil per jam.
Sumber Berita baca di :
http://internasional.kompas.com/read/2010/12/29/10421830/Salju.Batalkan.10.000.Penerbangan.di.AS

JULIO CORTEZ / AP
Sebuah pesawat Delta terlihat di Bandar Udara Internasional Newark Liberty saat badai salju, Minggu (26/12/2010, di Newark.
NEW YORK, KOMPAS.com — Hampir 10.000 penerbangan dibatalkan sejak badai salju yang terjadi pada musim liburan kali ini menyelimuti sebagian besar wilayah AS timur laut dan menyebabkan ribuan orang terdampar.
Perwakilan perusahaan penerbangan dari AirTran, American, Continental, Delta Air Lines, JetBlue, Amerika, US Airways, Spirit, dan Southwest melaporkan, secara total telah terjadi 9.726 perjalanan yang dibatalkan karena cuaca buruk sejak Sabtu lalu. Dari jumlah itu, setidaknya 1.335 penerbangan dibatalkan, Selasa, ketika bandara-bandara utama di seluruh kawasan itu perlahan kembali normal.
"Dengan semua pembatalan dan penundaan, akan butuh dua atau tiga hari bagi maskapai penerbangan untuk berada pada jadwal reguler," kata Thomas Bosco, General Manager Bandara LaGuardia, New York. Menjelang Selasa malam, LaGuardia masih beroperasi, tetapi belum mencapai kondisi normal, yaitu 70 penerbangan per jam, kata Bosco.
Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York dan Newark Liberty di utara New Jersey dibuka bagi lalu lintas kedatangan dan keberangkatan pada pukul enam sore hari Senin, kata juru bicara Otoritas Bandara, Sara Joren.
Juru bicara AirTran, Christopher White, mengatakan, maskapainya tidak merencanakan pembatalan apa pun lagi hari Selasa setelah membatalkan 81 penerbangan pada hari Senin. Sebaliknya, kata White, AirTran berencana untuk mengoperasikan penerbangan tambahan dari LaGuardia, Boston's Logan Airport dan White Plains, dan New York Westchester County Airport agar orang-orang bisa melanjutkan perjalanan.
Delta Air Lines membatalkan 300 penerbangan, Selasa, dan masih menghadapi pengurangan operasi di JFK dan Newark karena masalah landasan pacu, kata juru bicaranya, Trebor Banstetter. "Kami berharap untuk kembali ke jadwal penuh di JFK besok pagi, dan di Newark pada tengah hari besok," kata Banstetter.
Namun, pemulihan yang lambat menelantarkan banyak penumpang ingin pulang. Zarmeen Hussain dan keluarganya tahu penerbangan mereka ke New Jersey, yang dijadwalkan Senin malam, mungkin bisa dibatalkan. Namun, mereka tidak memperkirakan penundaan selama empat hari. "Kami sangat bingung dan seperti, 'Oh Tuhan'," kata Hussain dari hotel di Atlanta, Selasa pagi. Dia, suami, dan anak perempuannya berada di Georgia untuk reuni perguruan tinggi dan diberitahu bahwa penerbangan mereka paling cepat akan tersedia hari Jumat. "Kami berpikir untuk menyewa mobil, tetapi perusahaan rental mobil meminta bayaran 2.000 dollar AS," kata Hussain sambil tertawa. Dia mengatakan, banyak perusahaan rental mobil kehabisan kendaraan.
Julie Stratton berada dalam keadaan serupa. Dia dijadwalkan untuk terbang dari New York ke Indianapolis, Indiana, hari Minggu, tetapi akhirnya tidur di Bandara LaGuardia. Stratton mengatakan hari Senin, ia diberitahu bahwa dirinya mungkin tidak dapat terbang sampai Kamis. "Ini bukan skenario yang terbaik, tidak," katanya. "Tapi Anda harus membuat yang terbaik dari (kondisi) itu. Tak ada lagi yang bisa Anda lakukan."
Badai yang telah membuat terdampar wisatawan domestik dan internasional menyebabkan salju yang menyilaukan dan mendatangkan malapetaka mulai dari Carolina hingga Maine. Senin malam, lebih dari 4.155 penerbangan telah dibatalkan, salju setebal 32 inci menumpuk di di mana-mana, dan tiupan angin mencapai 80 mil per jam.
Sumber Berita baca di :
http://internasional.kompas.com/read/2010/12/29/10421830/Salju.Batalkan.10.000.Penerbangan.di.AS






