Oleh: Yuda Prihantoro
Kamis, 26/08/2010 11:53:18 WIB
JAKARTA: DPR berharap PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta jangan takut berinvestasi demi pembenahan pengelolaan serta peningkatan fasilitas di bandara terbesar di Tanah Air tersebut.
“Jangan takut lakukan investasi. Kami sudah bicara dengan Kementerian BUMN. Tidak perlu besar-besar memberikan kepada negara. Soekarno Hatta sudah pada level membahayakan publik,” ujar anggota Komisi VI Ferrari Romawi dalam rapat dengan pendapatan DPR dengan AP II dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) hari ini.
Menurut dia, pemberian dividen tidak terlalu penting. Yang lebih utama adalah meningkatkan kualitas keamanan dan pelayanan untuk penggunanya, karena Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu citra dari Indonesia yang harus dijaga dimata dunia internasional.
Ferrari menilai terminal 1 Bandara Soekarno Hatta sudah tidak layak dari segi keamanan dan kenyaman bagi penggunanya. Dia pun menilai daya tampung bandara tersebut sudah tidak lagi sesuai dengan tingkat penumpang pesawat yang menggunakan fasilitas bandara tersebut.
“Segera lakukan langkah pembenahan disemua terminalnya. Sekarang terminal I tidak ada daya dukungnya. Saya tidak menyalahkan direksi, segera lakukan langkah. Kalau bikin planning jangan sampai habis masa jabatan tidak ada yang jadi dibangun, harus segera dilaksanakan,” tegas dia.
Selain membenahi faktor teknis, pembenahan faktor SDM di AP II juga perlu ditingkatkan. Dia berharap agar sistem pelayanannya lebih dimaksimalkan. (sut)
Sumber: Bisnis.Com
http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id203751.html







0 komentar pengunjung