Lion Air invest US$ 24 Juta Untuk Sekolah Penerbang Wings

CIREBON. Grup Lion Air menanamkan investasi US$ 24 juta untuk keperluan Wings Flying School (WFS) yang didirikannya di Cirebon, Jawa Barat.

Menurut Direktur Umum Lion Air Edward Sirait, dana yang dikeluarkan perusahaannya terdiri dari US$ 2 juta untuk membangun hangar, biaya tarif mendarat dan sewa lahan parkir pesawat di Bandara Cakrabhuwana-Cirebon selama setahun. Serta peralatan komputer, kantor, dan pemondokan untuk siswa. Lalu US$ 2 juta untuk mengadakan empat pesawat latih Cessna C172P.

"Kami juga akan membeli satu simulator Boeing 737-900ER dan satu simulator ATR 72-500 untuk melatih mereka menerbangkan pesawat komersil. Diharapkan akhir tahun ini sudah datang. Satu simulator harganya mencapai US$ 10 juta," kata Edward, Kamis (27/5).

Dua simulator yang akan didatangkan tersebut nantinya akan ditempatkan di simulator training center milik Lion di Bandara Mas, Cengkareng. Sehingga akan melengkapi dua simulator yang sudah dimiliki sebelumnya yaitu Boeing 737-900 ER dan ATR.

"Simulator itu tidak hanya digunakan oleh siswa, tetapi juga oleh pilot kami. Karena itu semua pendanaannya dari Lion," jelasnya.

Ia memperkirakan balik modal atas investasi sekolah penerbang yang ditanamkannya dalam waktu tujuh tahun ke depan.


Gentur Putro Jati
Share on Google Plus

About TIKET PESAWAT

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar pengunjung:

Poskan Komentar

Bagi anda yang tidak memiliki yahoo messenger/fb, silahkan post disini, tinggalin alamat email dan kami akan reply ASAP. Kami juga mengarapkan testimonial:)