Rabu, 09/06/2010 17:03:51 WIB
Garuda raih bunga utang ECA 2% di bawah Libor
Oleh: Firman Hidranto
AMSTERDAM (Bisnis.com): Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia akhirnya mendapatkan suku bunga Libor di bawah 2% dari Export Credit Agency (ECA) untuk memperpanjang pinjamannya senilai US$320 juta hingga 2016.
Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan secara prinsip persetujuan itu tidak masalah sehingga tinggal penyelesaian secara administratif.
Penyelesaian itu tinggal lawyer dengan lawyer. Jadi tidak ada masalah dan IPO [initial public offering] diharapkan sesuai target, ujarnya hari ini.
Menurut dia, keberhasilan restrukturisasi pinjaman itu bahkan tanpa menggunakan jaminan pemerintah.
Emirsyah menilai semua itu berkat adanya kepercayaan kreditor Eropa dengan kinerja Garuda yang semakin baik.
Namun demikian, dampak krisis Yunani diharapkan jangan menimbulkan krisis global tahap dua. Bila ini terjadi, tentunya sangat riskan bagi IPO Garuda.
Kementerian BUMN mengharapkan Garuda Indonesia bisa segera menyelesaikan masalah pinjamannya dari Eropa dalam 2 minggu ini untuk memuluskan rencana IPO BUMN itu bisa direalisasi pada kuartal III atau paling lambat kuartal IV tahun ini.
Salah satu agenda kunjungan ke Eropa ini adalah menyelesaikan masalah kredit dari Eropa. Diharapkan persoalan itu sudah tuntas dalam 2 minggu ini, ujarnya.
Pemerintah tetap menjadwalkan IPO Garuda yang dilepas sebanyak 30% dengan target perolehan dana US$300 juta bisa dituntaskan tahun ini.
Perolehan dana itu, tambahnya, untuk mendukung ekspansi Garuda, baik pendanaan pengadaan pesawat Boeing 777 dan Airbus.
Menurut Emirsyah, Garuda mengharapkan bisa memperoleh dana US$300 juta dari IPO tersebut. Ini untuk mendukung strategi pengembangan jangka panjan Garuda. (wiw)
Sumber: Bisnis.Com
http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id186237.html
berita airlines,
garuda indonesia
»
Garuda raih bunga utang ECA 2% di bawah Libor







0 komentar pengunjung