Tempo - Minggu, 27 Desember 2009
TEMPO Interaktif, Tangerang - Jumlah penumpang pesawat terbang di Bandara Soekarno Hatta selama tahun 2009 mengalami kenaikan hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 32 juta lebih penumpang.
Kenaikan tersebut melebihi perkiraan semula yang ditargetkan mengalami kenaikan hingga 10 persen. "Berdasarkan data empiris cenderung meningkat," ujar Kepala Dinas Administrasi Data Penumpang PT Angkasa Pura II, Endang Supriadi, kepada Tempo, akhir pekan ini.
Endang mengatakan sepanjang 2009 ini jumlah penumpang pesawat yang melalui terminal I, II, dan III Bandara Soekarno Hatta mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, data per hari bisa mencapai 100 ribu hingga 102 ribu penumpang datang dan pergi.
Jumlah lonjakan penumpang, kata Endang, juga terlihat dari total penumpang datang dan pergi baik domestik maupun internasional sepanjang Januari hingga November tahun ini telah mencapai 33.779.000. "Jumlah ini telah melampaui jumlah penumpang tahun 2008 yang mencapai 32 juta orang," kata Endang.
Ia memperkirakan jumlah penumpang akan terus bertambah hingga akhir tahun mencapai 36 juta lebih. "Jika melihat perkembangan, hingga akhir tahun kenaikan jumlah penumpang bisa mencapai 15 persen," katanya.
Tingginya kenaikan jumlah penumpang pesawat, menurut Endang, disebabkan sejumlah faktor pendukung, di antaranya tren masyarakat yang kini lebih membutuhkan kecepatan dan efektivitas waktu. "Motto time is money lebih dikedepankan masyarakat saat ini," kata dia.
Dengan nilai nominal uang yang tidak berbeda jauh dari tarif transportasi darat seperti kereta api dan bus, penumpang bisa menggunakan pesawat terbang sebagai transportasi alternatif untuk kecepatan dan ketepatan waktu.
Menurut Endang, lonjakan penumpang pesawat memang sudah terasa sejak maraknya pesawat berbadan kecil yang banyak disediakan oleh maskapai penerbangan. Ia mencontohkan padatnya penumpang pesawat diterminal IA yang didominasi oleh penumpang pesawat Lion Air. "Jumlahnya sudah melebihi kapasitas dari 18 juta penumpang," katanya.
Tim Direktorat Angkutan Udara Departemen Perhubungan yang melakukan pemantauan langsung ke Bandara Soekarno Hatta, pada Hari Natal lalu mengatakan kenaikan jumlah penumpang tahun ini juga disebabkan oleh banyaknya maskapai penerbangan yang membuka rute-rute ke wilayah-wilayah terpencil.
"Dengan semakin terjangkaunya wilayah terpencil, pengguna jasa penerbangan pastinya akan menggunakan fasilitas itu," ujar Doddy Hendra salah seorang Staf Direktorat Angkutan Udara.
Turunnya jumlah kasus kecelakaaan pesawat sepanjang 2009 ini menjadi motivasi banyak masyarakat untuk menggunakan pesawat terbang sebagai sarana transportasi alternatif yang cepat dan aman.
Selain itu, ia menambahkan, harga tiket pesawat yang murah dan kompetitif yang dilakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan tanpa mengurangi kualitas layanan menambah faktor banyak orang menggunakan pesawat terbang.
Kepala Cabang Utama Bandara Soekarno Hatta, Haryanto, mengatakan Bandara Soekarno Hatta merupakan salah satu bandara sibuk di dunia dengan jumlah penumpang 32 juta orang pada tahun 2008.
Kesibukan terlihat dari gerakan pesawat pada hari biasa yang mencapai 800 gerakan kedatangan dan keberangkatan dengan jumlah penumpang 80 ribu hingga 90 ribu penumpang. Pada akhir pekan atau musim libur seperti Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 900-1000 gerakan pesawat per hari dengan jumlah penumpang 100 ribu hingga 111 ribu penumpang.
Tahun 2010 ini jumlah penumpang pesawat diperkirakan akan kembali meningkat seiring ditambahnya sejumlah fasilitas penunjang seperti pembangunan Terminal III tahap kedua, perbaikan terminal I A,B dan C yang semuanya dilakukan untuk menambah kapasitas penumpang dan meningkatkan layanan kepada pengguna jasa penerbangan.
JONIANSYAH







31 Desember, 2009
Mudah2an semua warga Indonesia sudah bisa menikmati transportasi udara di 2010. :)
01 Januari, 2010
happy new year